Direktur Regal Springs Indonesia Tri Dharma Saputra mengatakan keberhasilan menembus pasar Inggris tidak lepas dari pemenuhan sertifikasi Aquaculture Stewardship Council (ASC).
“Dengan adanya ASC, budi daya perikanan dituntut bertransformasi.
Semua diukur, dicatat, dan dievaluasi, mulai dari pengelolaan air, pemberian pakan, hingga menjaga kesehatan dan kesejahteraan ikan,” ujarnya.
Transformasi ini memastikan tilapia Indonesia tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Di Inggris, tilapia diolah menjadi berbagai menu seperti fish and chips hingga hidangan boneless untuk fine dining dengan tingkat keluhan konsumen rendah.
Dari sisi harga, ikan ini kompetitif dibandingkan ikan putih lainnya sehingga mampu bersaing dengan kod dan trout.
Erwin menekankan bahwa kelengkapan sertifikasi seperti GMP-SSOP, HACCP, health certificate, hingga ISO 22000, SQF, BAP, ASC, dan BRC menjadi kunci utama kepercayaan pasar internasional.
>>> Song Joong Ki Jadi Presenter di Seoul Music Awards ke-35
Dengan sertifikasi tersebut, produk tilapia Indonesia dapat diterima tanpa penolakan di negara tujuan ekspor.