unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Panduan Liburan ke Pulau Geoje dengan Diskon 50%
Lifestyle

Panduan Liburan ke Pulau Geoje dengan Diskon 50%

Taman Botania di Pulau Oedo, Geoje
Taman Botania di Pulau Oedo, Geoje
A A Ukuran Teks16px

Kota Geoje di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, menghadirkan program wisata spesial bulan ini.

Wisatawan yang menginap setidaknya satu malam bisa mendapatkan pengembalian dana hingga 50% dari biaya perjalanan.

Program bertajuk 2026 Heart-Fluttering Island Geoje Half-Price Travel ini berlaku hingga 31 Mei.

Setiap wisatawan dari luar kota yang mendaftar terlebih dahulu berhak atas refund maksimal 200.000 won atau sekitar Rp2,3 juta.

Pulau-Pulau Andalan Geoje

Kota Geoje menyeleksi lima pulau utama sebagai destinasi unggulan. Kelimanya adalah Oedo, Hwado, Isudo, Naedo, dan Gajodo.

Oedo menjadi ikon perjalanan pulau di Geoje. Dijuluki "Taman di Laut", pulau ini mencapai puncak keindahan pada bulan Mei.

Nama resmi Oedo adalah Botania, gabungan dari botani dan utopia. Pulau ini memadukan berbagai tanaman subtropis dan tropis dengan bangunan indah bergaya Mediterania.

Oedo menarik lebih dari satu juta pengunjung per tahun setelah menjadi lokasi syuting drama KBS "Winter Sonata".

Wisatawan bisa mencapai pulau ini dengan kapal pesiar dari dermaga Jangseungpo, Wahyeon, dan Gujora.

Hwado atau Pulau Bunga menawarkan pemandangan musim semi yang semarak. Azalea mewarnai seluruh pulau, menciptakan pemandangan spektakuler.

Keunikan Hwado adalah jalan setapak yang muncul dua kali sehari saat air surut. Jalan tersebut berubah menjadi jalur pejalan kaki yang tenang di tengah laut.

Isudo merupakan surga bagi para pecinta kuliner. Penginapan di pulau ini menawarkan paket "satu malam, tiga kali makan" dengan hidangan seafood segar musiman.

Pulau ini berjarak 10 menit perjalanan perahu dari dermaga Sibang di Jangmok-myeon. Setelah makan, pengunjung bisa berjalan-jalan melihat mural dan rusa liar.

Naedo adalah pulau kecil yang terletak di dalam Oedo. Pulau ini memiliki hutan tua dengan pohon kamelia, machilus, dan pinus hitam berusia berabad-abad.

Lovers' Road menjadi jalur favorit bagi pasangan yang ingin berjalan-jalan. Suasana asri dan teduh menambah romantisme tempat ini.

Jeodo, yang dibuka untuk umum pada 2019, dulunya merupakan tempat peristirahatan presiden.

Observatorium ke-3 menjadi spot foto populer dengan latar pohon pinus hitam berusia 400 tahun dan Jembatan Geoga.

Gajodo dinobatkan sebagai destinasi matahari terbenam terbaik di Geoje. Bukit pesisirnya menawarkan pemandangan laut Selatan yang memukau saat senja.

Sandaldo terhubung ke daratan melalui Jembatan Sandal sepanjang 620 meter. Pulau ini memiliki jalan pesisir datar yang cocok untuk keluarga dan pelari.

Seorang pejabat Kota Geoje mengatakan daya tarik wisata pulau terletak pada pengalaman imersif.

"Program Heart-Fluttering Island adalah kebijakan pariwisata partisipatif yang memberikan manfaat nyata bagi wisatawan dan merangsang ekonomi lokal," ujarnya.

Wisatawan juga dapat menikmati suasana pulau tanpa harus naik perahu.

Gajodo, yang terhubung melalui Jembatan Sandal sepanjang 620 meter, memiliki jalan pesisir datar yang cocok untuk keluarga dan pelari.

Pulau ini juga terkenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati matahari terbenam di Geoje.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru