unique visitors counter
⌂ Beranda News Adira Finance: Penguatan Dolar Berpotensi Tekan Permintaan Kredit Mobil Baru

Adira Finance: Penguatan Dolar Berpotensi Tekan Permintaan Kredit Mobil Baru

Adira Finance: Penguatan Dolar Berpotensi Tekan Permintaan Kredit Mobil Baru
Ilustrasi kredit mobil Adira Finance
A A Ukuran Teks16px

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menilai penguatan dolar Amerika Serikat berpotensi menekan permintaan kredit mobil baru.

Kondisi ini terjadi di tengah pasar otomotif yang sedang lesu.

>>> Pakar: Kemudahan Izin dan Kepastian Aturan Dorong Investasi

IN2

Regional Branch Manager New Car 1 Jabo Adira Finance Sigit Rezhatama mengatakan kenaikan dolar turut mendorong kenaikan biaya bahan baku dan komponen kendaraan.

Hal ini memengaruhi minat konsumen untuk mengambil kredit kendaraan baru.

"Kalau permintaan (kredit) saat ini, saya coba nanya ke beberapa teman-teman di diler, memang secara demand untuk permintaan kredit khususnya mengalami penurunan.

in2

Penurunannya itu bisa dibilang akibat dari kenaikan dolar.

Itu pasti bakal mengakibatkan beberapa komponen mobil yang pasti bakal membengkak secara biaya," ujar Sigit dalam media gathering Adira Expo 2026 di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Meski demikian, saat ini harga on the road (OTR) sejumlah kendaraan masih belum mengalami perubahan.

Sigit juga mengakui kondisi tersebut bisa berdampak terhadap suku bunga pembiayaan kendaraan ke depan.

Namun Adira Finance saat ini masih mempertahankan tingkat bunga pembiayaan yang berlaku dan belum melakukan penyesuaian.

"Kalau untuk segi bunga, saat ini Adira tetap menggunakan bunga yang sama, belum ada perubahan.

Memang kemarin dari manajemen pun secara cost of fund pasti kita bakal naik," terang dia.

Adapun meski belum memastikan waktu kenaikan bunga, Sigit menyebut tren suku bunga pembiayaan berpotensi meningkat ke depan.

>>> Pemerintah Integrasikan DTSEN untuk Verifikasi Penerima Bansos 2026

"Jadi nanti kita juga bakal ada pengumuman tersendiri terkait kapan bunga kita bakal naik. Tapi yang harus saya sampaikan juga, memang dari suku bunga ini bakal naik," jelasnya.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru