Kementerian Kebudayaan melalui unit Museum dan Cagar Budaya (MCB) menghadirkan buku Museum Passport dan cap sebagai atraksi baru.
Inisiatif ini bertujuan menarik kunjungan wisatawan sekaligus menawarkan cara baru berwisata museum.
>>> Cavaliers ke Final Timur Usai Hancurkan Pistons 125-94
Menteri Kebudayaan Fadli Zon berharap Museum Passport dapat menjadi langkah inovatif. "Semoga Museum Passport ini dapat menjadi langkah awal, langkah inovatif menjadikan pengunjung mengunjungi museum.
Itu harus kita jadikan gaya hidup, seperti orang datang ke mal atau ke mana.
Datang ke museum harus kita jadikan gaya hidup yang berbudaya," kata Fadli Zon di Jakarta, Senin.
Peluncuran paspor museum bertepatan dengan peringatan Hari Museum Internasional. Pengunjung bisa membubuhkan cap atau stempel yang ada di museum ke dalam buku tersebut.
Setiap museum bisa memiliki desain cap yang berbeda.
Kepala MCB Esti Nurjadin mengatakan paspor tersebut akan dirilis pada 16 Juni mendatang, bertepatan dengan hari jadi MCB.
Hingga kini terdapat 18 museum serta 34 cagar budaya di bawah naungan MCB yang siap menyediakan cap untuk paspor tersebut.
Museum di tingkat kabupaten/kota dan provinsi juga turut serta.
>>> Ekonom: Satgas Deregulasi Perlu Mandat Kuat demi Yakinkan Investor
Esti juga menyambut baik museum yang dikelola swasta untuk ikut serta dalam program Museum Passport.
Pengunjung bisa membeli paspor tersebut di IHA Shop atau toko suvenir di bawah pengelolaan MCB. Institusi tersebut juga berencana bekerja sama dengan toko buku untuk distribusi.
Paspor hasil kerja sama dengan Paperina ini diharapkan mampu menarik kunjungan generasi muda. Berdasarkan survei MCB pada 2025, generasi muda mendominasi kunjungan ke museum.
Ide cap dan buku terinspirasi dari pengalaman mengumpulkan cap saat mengikuti berbagai kegiatan.
Menurut Esti, kegiatan itu relevan dengan generasi Z dan Alpha yang menggemari sesuatu yang bersifat analog. Benda analog bisa disimpan dan menjadi koleksi.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik inovasi itu dan berharap Museum Passport bisa menarik lebih banyak kunjungan ke museum di seluruh Indonesia.
Kementerian Kebudayaan meluncurkan paspor museum bertepatan dengan peringatan Hari Museum Internasional. Pengunjung bisa membubuhkan cap (stempel) yang ada di museum ke dalam buku tersebut.
>>> Houthi Yaman Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper Milik AS di Marib
Tiap-tiap museum bisa saja memiliki desain cap yang berbeda.