Proses persidangan berlangsung tertutup untuk umum karena terkait dengan rahasia militer. Namun, beberapa informasi tetap bisa diakses oleh publik melalui keterangan resmi.
Oditur militer telah menyiapkan bukti-bukti yang kuat dalam persidangan. Mereka yakin tuntutan yang diajukan sudah sesuai dengan perbuatan para terdakwa.
Para terdakwa sendiri didampingi oleh tim kuasa hukum dari kalangan militer. Mereka berupaya meringankan hukuman dengan mengajukan sejumlah fakta.
Salah satu fakta yang diajukan adalah pengabdian para terdakwa selama bertugas di Papua. Hal ini dianggap sebagai jasa yang patut dipertimbangkan.
Namun, oditur berpendapat bahwa tugas operasi di Papua tidak serta merta menghapus kesalahan. Pembunuhan tetap merupakan tindak pidana serius yang harus dihukum.
>>> Bos BI Yakin Rupiah Kembali Menguat pada Juli 2026
Persidangan masih terus berlanjut. Masyarakat menunggu keputusan akhir dari pengadilan militer terkait kasus ini.