Taeyang, vokalis utama BIGBANG, merilis album studio keempatnya berjudul 'Quintessence' pada Senin, 18 Mei 2026. Ini adalah album penuh pertamanya sejak 'White Night' pada 2017.
Album tersebut dirilis bertepatan dengan hari ulang tahun sang penyanyi. Ia menyebut momen ini sebagai hadiah bermakna bagi para penggemar.
>>> Lawan Distopia Penuh Kesan dari ONE OK ROCK di Jakarta
Dalam jumpa pers di Cube Convention Center, Mapo, Seoul, Taeyang mengaku sangat sibuk tahun ini. Ia menyiapkan album bersamaan dengan penampilan BIGBANG di Coachella.
"Saya tidak punya hari libur sejak panggung Coachella. Tapi saya lebih bersemangat daripada cemas.
Saya senang bisa memberikan sesuatu yang baik kepada penggemar di hari ulang tahun saya," ujarnya.
Dua Dekade Perjalanan Musik
Tahun ini menandai 20 tahun debut Taeyang. Ia menjadikan 'Quintessence' sebagai upaya menemukan esensi dirinya setelah dua dekade di industri hiburan.
"Saya fokus pada apa yang paling terasa seperti diri saya, namun tetap menghadirkan sesuatu yang baru. Tantangannya adalah mencoba hal baru setelah melakukan begitu banyak hal," jelasnya.
Album ini terdiri dari sepuluh lagu. Lagu utama, 'Live Fast Die Slow', disebut sebagai lagu tercepat yang pernah ia rilis.
Lagu tersebut mengekspresikan tekadnya untuk hidup sesuai jalannya sendiri. "Meskipun era berubah cepat, saya selalu bergerak dengan arah dan kecepatan saya sendiri," kata Taeyang.
Album ini juga menampilkan kolaborasi dengan generasi artis muda. Anggota ALLDAY PROJECT, Tarzzan dan Woochan, berkontribusi dalam lagu 'Would You'.
Taeyang mengatakan bahwa melihat ALLDAY PROJECT mengingatkannya pada masa debut. "Mereka benar-benar meningkatkan kualitas lagu," tambahnya.
Bintang pop Australia The Kid LAROI juga muncul dalam lagu 'Open Up'. Kolaborasi ini terjadi secara tidak terduga saat The Kid LAROI datang ke Seoul.