Jim Baumbick, bos Ford Eropa, menegaskan bahwa Ford ingin menghadirkan dinamika berkendara yang tak salah lagi, bahkan saat menggunakan platform dari mitra seperti Renault.
"Kami tidak hanya ingin bersaing, kami di sini untuk bermain dan menang," ujarnya kepada Autocar.
>>> BMW M3 CS Handschalter: Tenaga Turun 70 HP, Tapi Disambut Antusias
Ford juga mempertanyakan mandat EV yang agresif di Eropa. "Kami tidak membangun kendaraan untuk memenuhi mandat regulasi; kami membangunnya untuk orang-orang," kata Baumbick.
"Jalan tercepat menuju emisi nol adalah jalur yang benar-benar akan diambil pelanggan.
Kami dapat mempercepat pengurangan emisi hari ini dengan teknologi hybrid yang memungkinkan pelanggan berkendara listrik kapan pun mereka bisa."
Apakah nostalgia reli saja cukup untuk membalikkan penurunan Ford di Eropa masih belum jelas.
Namun, tidak melakukan apa-apa bukanlah pilihan, dan memanfaatkan warisan yang tidak dimiliki pembeli China tampaknya menjadi langkah yang tepat.
Ford Europe boss Jim Baumbick told Autocar magazine the company wants to deliver unmistakably Ford driving dynamics, even when using partner platforms from companies like Renault.
"We don't just want to compete, we're here to play to win," he said. Renault's 5 already resurrected the Nissan Micra, next it's bringing back the Fiesta.
The company's also openly questioning Europe's aggressive EV mandates." We don't build vehicles to meet regulatory mandates; we build them for people," Baumbick said.
"The fastest route to zero emissions is the one customers will actually take.
We can accelerate emissions reductions today with hybrid technologies that let customers drive electric whenever they can." Whether rally nostalgia alone can reverse Ford's European slide remains unclear.
>>> Nissan Clipper Van 2026: Kei Van Murah dengan Kamper Sederhana, Hanya untuk Jepang
But doing nothing isn't an option, and making the most of your heritage – something Chinese buyers don't have – seems like a good one.