Ponsel ini terasa dirancang untuk penggemar yang menginginkan pengalaman kamera seluler paling canggih.
Samsung mengambil pendekatan flagship yang lebih lengkap dengan S Pen, Samsung DeX, teknologi layar yang fokus pada privasi, dan dukungan software terdepan di industri.
Galaxy S26 Ultra terasa lebih serbaguna dalam produktivitas, hiburan, dan kepemilikan jangka panjang. Kedua ponsel menargetkan pembeli premium yang berbeda meskipun memiliki performa flagship yang serupa.
Vivo memprioritaskan inovasi dan spesifikasi hardware yang menonjol. Samsung fokus pada polesan, konsistensi, dan kenyamanan ekosistem.
Vivo X300 Ultra adalah pilihan tepat bagi penggemar fotografi, pengguna berat, dan pembeli yang menginginkan kemampuan hardware maksimal tanpa memedulikan harga.
Samsung Galaxy S26 Ultra terasa seperti flagship all-around yang lebih cerdas karena menyeimbangkan performa, umur panjang software, fitur produktivitas, dan nilai lebih efektif.
Performa dan Perangkat Lunak
Kedua ponsel ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang sama, sehingga performa mentahnya setara.
Namun, pendekatan Vivo yang lebih agresif dengan refresh rate 144Hz membuatnya terasa lebih cepat dalam gaming dan animasi.
Sementara itu, Samsung mengandalkan optimasi One UI 8.5 yang halus dan janji pembaruan sistem selama tujuh tahun, menjadikannya pilihan lebih stabil untuk jangka panjang.
Fitur Unggulan
Vivo X300 Ultra menonjol dengan dukungan lensa zoom eksternal opsional dan sertifikasi IP68/IP69, sementara Samsung Galaxy S26 Ultra menawarkan S Pen, Samsung DeX, dan UWB untuk produktivitas.
>>> Perbandingan Motorola Razr Fold vs Oppo Find N6: Spesifikasi, Kamera, Baterai, dan Harga
Kedua perangkat memiliki keunggulan masing-masing tergantung kebutuhan pengguna.