unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Kronologi Kontroversi Perfect Crown hingga Kru Minta Maaf

Kronologi Kontroversi Perfect Crown hingga Kru Minta Maaf

Kronologi Kontroversi Perfect Crown hingga Kru Minta Maaf
A A Ukuran Teks16px

Awal Mula Kontroversi

Kontroversi memuncak setelah penayangan episode jelang ending pada Jumat (15/5).

Adegan penobatan I-An menampilkan sang pangeran mengenakan guryu myeollyugwan, mahkota upacara tradisional Dinasti Joseon (1392-1910) dengan sembilan untaian manik-manik.

Para pejabat istana juga terdengar meneriakkan “Cheonse” yang berarti “1.000 tahun” sebagai doa bagi umur panjang takhta.

IN2

Detail ini memicu protes keras dari penonton.

Mereka berargumen bahwa para pejabat seharusnya meneriakkan “Manse” yang berarti “10.000 tahun,” ungkapan yang secara historis melekat pada otoritas kekaisaran berdaulat penuh.

Sebaliknya, “Cheonse” secara tradisional hanya digunakan untuk menyapa raja dengan pangkat lebih rendah, termasuk penguasa wilayah bawahan seperti Joseon saat masih di bawah bayang-bayang China.

in2

Dalam catatan sejarah, penguasa Joseon baru berhenti memberikan upeti ke China setelah Perang China-Jepang Pertama pada 1895.

Raja Gojong kemudian mendeklarasikan Korea sebagai kekaisaran merdeka.

Penonton menilai karakter Byeon Woo-seok seharusnya mengenakan sibi myeollyugwan atau mahkota dengan 12 untaian manik-manik, mengingat latar cerita mengambil konsep monarki berdaulat penuh.

Drama 12 episode Perfect Crown telah menayangkan episode terakhirnya pada Sabtu (16/5).

Permintaan maaf dari para aktor dan tim produksi ini menjadi puncak dari rangkaian kritik yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Publik menilai bahwa penggambaran tradisi kerajaan dalam drama tersebut tidak sesuai dengan fakta sejarah, terutama terkait penggunaan mahkota dan ucapan dalam adegan penobatan.

>>> Red Magic Rilis Power Bank Magnetik 45W dengan Layar Pintar dan Fitur Unik

MBC sebagai stasiun televisi yang menayangkan drama ini pun turut bertanggung jawab dengan mengakui kelalaian dalam riset dan berjanji akan melakukan perbaikan.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru