Dalam laporan, Erin dituduh melakukan kekerasan fisik seperti pemukulan, mencekik, hingga pengancaman menggunakan senjata tajam di rumahnya di kawasan Bintaro.
Erin membantah keras seluruh tudingan tersebut.
Ia mengklaim punya bukti kuat berupa rekaman CCTV serta kesaksian dari pekerja rumah tangga lain dan pihak keamanan yang membuktikan bahwa insiden penganiayaan tidak pernah terjadi.
Erin menegaskan bahwa laporan Hera terkait dugaan penganiayaan telah merusak reputasinya. Ia meminta mantan ART-nya untuk berkata jujur mengenai perilaku selama bekerja di rumahnya.
"Harusnya kan apa yang sudah kamu lakukan yang di rumah, ya jujurlah dengan kelakuannya," ujar Erin.
>>> 5 Cara Mengenali Ciri Tulisan AI Tanpa Alat Detektor
Hera sebelumnya membuka peluang damai dengan syarat Erin mengakui kesalahan dan mengembalikan barang-barang pribadinya. Namun, Erin tetap pada pendiriannya untuk melanjutkan proses hukum.