Sony merayakan satu dekade perjalanan seri headphone 1000X dengan meluncurkan edisi spesial bernama WH-1000X The ColleXion.
Model ini menempati posisi di atas WH-1000XM6 dan mengedepankan material premium serta sentuhan nostalgia.
Headphone ini mengambil inspirasi desain dari MDR-1000X yang dirilis pada 2016, cikal bakal lini peredam bising andalan Sony.
Sony menggunakan kulit sintetis pada rumah ear cup, bantalan telinga yang lebih besar, headband lebih lebar, serta aksen stainless steel untuk memberikan kesan mewah.
Kenyamanan menjadi fokus utama pada edisi ini. Bantalan telinga dibuat lebih dalam dan sedikit lebih lebar dibandingkan XM6, dengan struktur keseluruhan yang lebih kokoh.
Namun, desain lipat model lama sudah tidak dipertahankan; headphone ini tetap melipat ke dalam seperti XM5 dan XM6.
Peningkatan Audio dan Peredam Bising
Sony masih menggunakan driver 30 mm, tetapi kini dengan desain soft-edge yang diklaim mampu meningkatkan respons bass dan kedalaman suara.
Dari sisi perangkat keras, terdapat substrat tembaga lebih tebal pada papan sirkuit untuk meningkatkan detail dan soundstage.
Fitur pemrosesan perangkat lunak juga ditambahkan. Mode 360 Upmix baru dirancang khusus untuk film, game, dan musik.
Sementara itu, DSEE Ultimate AI upscaling kembali hadir untuk meningkatkan kualitas audio terkompresi.
Sony mengaku menyetel suara headphone ini bersama insinyur dari Battery Studios, Sterling Sound, dan Coast Mastering.
Peredam bising tetap menjadi andalan. The ColleXion menggunakan prosesor QN3 yang dipadukan dengan chip V3 baru serta 12 mikrofon untuk adaptive ANC.
Daya tahan baterai mencapai 24 jam dengan ANC aktif dan 32 jam tanpa ANC. Angka ini sedikit lebih rendah dari XM6, tetapi masih tergolong flagship.
Perbedaan paling mencolok ada pada harga. Sony membanderol The ColleXion sebesar USD 649, sekitar USD 200 lebih mahal dari XM6.
Posisi ini menjadikannya varian mewah untuk segmen khusus, bukan upgrade mainstream.
Bagi penggemar setia Sony, The ColleXion lebih terasa sebagai flagship komemoratif yang mengutamakan material, kenyamanan, dan presentasi ketimbang spesifikasi murni.
Sebagian besar konsumen kemungkinan tetap akan memilih XM6 yang lebih terjangkau.
Headphone ini juga hadir dengan berbagai peningkatan internal, termasuk substrat tembaga yang lebih tebal pada papan sirkuit untuk meningkatkan detail dan performa soundstage.
Selain itu, Sony menambahkan mode 360 Upmix yang dirancang khusus untuk film, game, dan musik, serta DSEE Ultimate AI upscaling untuk meningkatkan kualitas audio terkompresi.
Proses penyetelan suara dilakukan bersama insinyur dari Battery Studios, Sterling Sound, dan Coast Mastering untuk memastikan kualitas audio terbaik.