unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Sony Digugat Class-Action Terkait Kenaikan Harga PS5 Akibat Tarif

Sony Digugat Class-Action Terkait Kenaikan Harga PS5 Akibat Tarif

Sony Digugat Class-Action Terkait Kenaikan Harga PS5 Akibat Tarif
Konsol PlayStation 5 dengan label harga dan dokumen hukum
A A Ukuran Teks16px

Sony Interactive Entertainment menghadapi gugatan class-action baru di Amerika Serikat terkait kenaikan harga PlayStation 5 yang diterapkan tahun lalu di tengah ketidakpastian tarif impor.

Gugatan tersebut diajukan di California awal bulan ini dan berpusat pada perubahan harga PS5 yang dilakukan pada Agustus 2025.

>>> Samsung dan Google Perkenalkan Kacamata Pintar AI di Google I/O 2026

IN2

Saat itu, Sony menyebut kondisi ekonomi yang menantang, termasuk tarif yang diberlakukan di era pemerintahan Trump, tekanan rantai pasok, dan kenaikan biaya komponen.

Kasus menjadi rumit setelah Mahkamah Agung AS memutuskan tarif tersebut ilegal awal tahun ini.

Keputusan itu membuka peluang bagi perusahaan untuk memulihkan sebagian biaya tarif melalui pengembalian dana dari Bea Cukai AS.

in2

Menurut penggugat, hal ini menimbulkan masalah.

Mereka mengklaim konsumen membayar harga PS5 lebih tinggi karena tarif, sementara perusahaan bisa mendapatkan pengembalian dana atas biaya yang sama.

Gugatan menuduh Sony mengambil keuntungan secara tidak adil dari situasi ini, meskipun belum ada bukti bahwa perusahaan sengaja melakukan kesalahan.

Sony juga tidak pernah menyatakan tarif sebagai satu-satunya alasan kenaikan harga.

Seperti produsen elektronik lain, perusahaan menghadapi biaya logistik tinggi, kelangkaan komponen, fluktuasi mata uang, dan inflasi di seluruh rantai pasok.

Kasus ini menuntut pengembalian dana bagi konsumen yang membeli konsol PlayStation selama periode harga yang terpengaruh.

>>> Lenovo Legion Y70 Resmi: Baterai 8.000 mAh, Snapdragon 8 Gen 5, Layar 144Hz

Sony bukan satu-satunya perusahaan yang menghadapi gugatan serupa. Laporan menyebut Nintendo, Amazon, Nike, dan Adidas juga menjadi sasaran gugatan hukum terkait harga yang dipengaruhi tarif.

Inti persoalan ini adalah pertanyaan yang lebih luas: ketika perusahaan menaikkan harga karena tekanan eksternal sementara, haruskah harga kembali turun setelah tekanan itu hilang?

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru