Maksudnya sudah sangat luar biasa fitnahnya," tuturnya.
>>> Polisi Nyatakan Tuduhan Kim Soo-hyun Pacaran dengan Kim Sae-ron di Bawah Umur Palsu
Ia juga menjelaskan alasan tidak mau meminta maaf. "Kalau saya oke minta maaf, berarti saya mengakui dong kalau saya tuh melakukan hal ini.
Enggak dong. Saya harus mempertaruhkan keadilan.
Enggak bisa dong saya difitnah kayak begini," ujar Erin.
Erin memilih menempuh proses hukum. "Saya mau menempuh proses hukum.
Biarkan proses hukum itu bekerja sesuai fakta, biar ada efek jera.
Saya sudah bikin laporan fitnah dan pencemaran nama baik dan undang-undang ITE-nya, ada dua laporan di Polres Metro Jakarta Selatan," pungkasnya.
Kasus ini bermula ketika Hera melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (29/4).
Dalam laporan, Erin dituduh melakukan kekerasan fisik seperti pemukulan, pencekikan, hingga pengancaman menggunakan senjata tajam di rumahnya di kawasan Bintaro.
Erin membantah keras seluruh tudingan tersebut.
Ia mengklaim memiliki bukti kuat berupa rekaman CCTV serta kesaksian dari pekerja rumah tangga lain dan pihak keamanan yang membuktikan bahwa insiden penganiayaan tidak pernah terjadi.
Erin menyebut dirinya juga enggan untuk berdamai dengan Hera karena ia merasa sudah menjadi korban berbagai fitnah terkait dugaan kekerasan terhadap ART.
>>> Jon Favreau Ingin Jembatani Generasi Lewat 'The Mandalorian and Grogu'
Apalagi, ada rumor yang menyebut dirinya melakukan penganiayaan dengan senjata tajam.