Konflik yang terjadi di Selat Hormuz diperkirakan akan berdampak pada kenaikan harga memori RAM secara global.
Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pengiriman bahan baku semikonduktor, termasuk komponen pembuatan RAM.
Gangguan di jalur tersebut dapat menghambat pasokan dan memicu lonjakan harga di pasar internasional.
Para analis memperingatkan bahwa kenaikan harga bisa terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
Produsen memori kemungkinan akan menyesuaikan harga jual untuk mengimbangi biaya logistik yang meningkat.
Konsumen disarankan untuk memantau perkembangan harga jika berencana membeli RAM dalam waktu dekat.
Belum ada pernyataan resmi dari perusahaan teknologi besar mengenai dampak langsung konflik ini.
Namun, sejarah menunjukkan bahwa ketidakstabilan di Selat Hormuz selalu berdampak pada harga komponen elektronik.