unique visitors counter
⌂ Beranda News Rubio Misi Baru Redakan Ketegangan dengan Sekutu di Pertemuan NATO

Rubio Misi Baru Redakan Ketegangan dengan Sekutu di Pertemuan NATO

Rubio Misi Baru Redakan Ketegangan dengan Sekutu di Pertemuan NATO
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berbicara kepada pers sebelum naik pesawat di Homestead Air Reserve Base
A A Ukuran Teks16px

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio kembali menjalankan misi diplomatik untuk meredakan kekhawatiran sekutu Eropa terkait niat pemerintahan Trump terhadap NATO.

Ia dijadwalkan menghadiri pertemuan menteri luar negeri NATO di Swedia pada Jumat (22/5/2026).

>>> Bulog Usul Perpanjangan Bantuan Beras hingga Juli 2026

IN2

Pertemuan ini berlangsung di tengah ketidakpastian besar mengenai kelanjutan perang di Iran dan upaya AS yang terhenti untuk menengahi konflik Rusia-Ukraina.

Kekesalan juga masih terasa di Eropa atas kritik Presiden Donald Trump terhadap sekutu dan minatnya mengambil alih Greenland, wilayah sekutu NATO Denmark.

Ketidakjelasan Pengurangan Pasukan AS di Eropa

Rubio menolak membahas perubahan lebih lanjut mengenai kehadiran militer AS di Eropa saat berangkat ke Helsingborg, Swedia.

in2

Termasuk kemungkinan pengurangan jumlah pasukan yang akan dikomitmenkan AS di bawah NATO Force Model.

Pemerintahan Trump sebelumnya memutuskan membatalkan pengiriman ribuan pasukan ke Polandia dan Jerman.

Namun, Trump kemudian memposting di media sosial bahwa AS akan mengirim tambahan 5.000 pasukan ke Polandia.

Tidak jelas apakah brigade yang dihentikan akan kembali dikirim, atau apakah akan ada pengurangan pasukan dari negara lain.

Pentagon merujuk permintaan komentar ke Gedung Putih yang tidak segera merespons.

Rubio mengulangi bahwa Trump dan pemerintahannya sangat kecewa dengan NATO, terutama dalam respons terhadap perang Iran.

“Saya rasa tidak ada yang terkejut bahwa AS dan presiden sangat kecewa dengan NATO saat ini,” katanya kepada wartawan di Miami sebelum naik pesawat.

Rubio Kembali Kritik NATO soal Perang Iran

Rubio menyatakan dirinya pendukung kuat aliansi militer transatlantik dan menganggapnya penting.

Namun, ia kembali mengeluhkan bahwa beberapa sekutu NATO, terutama Spanyol, menolak memberikan akses ke pangkalan AS untuk konflik Iran.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru