unique visitors counter
⌂ Beranda News Bulog Usul Perpanjangan Bantuan Beras hingga Juli 2026

Bulog Usul Perpanjangan Bantuan Beras hingga Juli 2026

Bulog Usul Perpanjangan Bantuan Beras hingga Juli 2026
Beras bantuan pangan Bulog
A A Ukuran Teks16px

Perum Bulog mengajukan usulan perpanjangan distribusi program bantuan pangan beras untuk periode Juni dan Juli 2026. Usulan ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/5/2026).

Direktur Utama Bulog, Rizal, mengungkapkan bahwa Komisi IV DPR RI telah memberikan persetujuan. "Komisi IV sudah menyetujui dan mudah-mudahan juga disetujui oleh pemerintah pusat," ujarnya.

>>> Trump Umumkan Kirim 5.000 Tentara Tambahan ke Polandia, Picu Kebingungan

IN2

Mekanisme penyaluran pada periode perpanjangan dirancang serupa dengan tahap sebelumnya. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diusulkan menerima 10 kilogram beras per bulan.

"Per bulannya 10 kg, jadi kita akan distribusikan 20 kg selama dua bulan itu," lanjut Rizal.

Sebelum rencana ini, pemerintah telah merampungkan penyaluran bantuan beras dan Minyakita untuk alokasi Februari dan Maret 2026.

in2

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa program awal tahun menyasar puluhan juta keluarga.

>>> Kaum Muda India Berbondong-Bondong ke Partai Politik Kecoa

"Bapanas kembali melaksanakan langkah strategis, salah satunya penyaluran bantuan pangan 10 kg dan 2 liter MinyaKita selama dua bulan bagi 33,2 juta KPM," terang Amran.

Realisasi penerima manfaat mencatat lonjakan signifikan sebesar 81,9 persen dari basis data sebelumnya yang hanya 18,2 juta KPM per bulan.

Untuk mengeksekusi penyaluran tersebut, Bulog menggelontorkan 664.800 ton beras dan 132.900 kiloliter minyak goreng dengan anggaran Rp 11,92 triliun.

Usulan perpanjangan ini diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan masyarakat. Keputusan akhir masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.

>>> Bulog Salurkan Tambahan Bantuan Beras Antisipasi El Nino

Dalam mengeksekusi penyaluran bantuan yang digabungkan sekaligus untuk dua bulan tersebut, Bulog menggelontorkan stok beras sebanyak 664.800 ton dan minyak goreng sebesar 132.900 kiloliter dengan dukungan anggaran negara mencapai Rp 11,92 triliun.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru