Samsung dikabarkan telah mengajukan paten untuk ponsel dengan layar rollable. Desain ini menawarkan layar yang dapat digulung tanpa meninggalkan lipatan.
Paten tersebut mengungkap mekanisme yang memungkinkan layar memanjang dan menyusut. Dengan demikian, risiko goresan akibat lipatan dapat diminimalkan.
>>> Bocoran Honor Win 2: Tiga Varian Termasuk Pro Max dengan Baterai 10.000mAh
Alternatif Ponsel Lipat
Selama ini, ponsel lipat masih memiliki kelemahan pada area lipatan layar. Goresan dan kerutan sering muncul setelah pemakaian jangka panjang.
Teknologi rollable hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Layar yang digulung tidak memiliki titik lipat permanen.
Paten ini menunjukkan komitmen Samsung dalam mengembangkan bentuk faktor baru. Perusahaan asal Korea Selatan itu terus berinovasi di segmen ponsel fleksibel.
Mekanisme Rollable
Berdasarkan gambar paten, ponsel ini memiliki bodi utama yang menampung gulungan layar. Saat digeser, layar akan keluar dari sisi perangkat.
Mekanisme ini mirip dengan konsep yang pernah diperkenalkan beberapa vendor lain. Namun, Samsung dikabarkan menyempurnakan sistem penggulungan agar lebih tahan lama.
Paten ini belum memastikan kapan teknologi tersebut akan diproduksi massal. Samsung biasanya mematenkan berbagai ide sebelum memutuskan produk komersial.
Keunggulan utama ponsel rollable adalah portabilitas tanpa mengorbankan ukuran layar. Perangkat dapat berubah dari ukuran kompak menjadi layar lebar sesuai kebutuhan.
>>> Firefox Project Nova Hadir: Compact Mode Kembali dan Performa Lebih Cepat
Dengan tidak adanya lipatan, durabilitas layar juga diharapkan lebih baik. Pengguna tidak perlu khawatir dengan garis lipat yang mengganggu tampilan.
Selain itu, desain rollable memungkinkan ketebalan perangkat yang lebih konsisten. Berbeda dengan ponsel lipat yang memiliki bagian engsel menonjol.
Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai paten ini. Namun, publikasi paten menunjukkan bahwa riset terus berjalan.
Jika terealisasi, ponsel rollable Samsung bisa menjadi pesaing bagi produk sejenis dari merek lain. Beberapa produsen China juga telah memamerkan konsep serupa.
Pasar ponsel fleksibel diprediksi akan semakin kompetitif dalam beberapa tahun ke depan. Inovasi seperti rollable bisa menjadi tren baru setelah ponsel lipat.
Meski demikian, tantangan produksi massal masih perlu diatasi. Biaya pembuatan layar rollable saat ini masih tinggi.
>>> Kesepakatan UMG dan TikTok: Lindungi Hak Cipta Artis dari AI
Namun, dengan paten ini, Samsung menunjukkan keseriusannya untuk menghadirkan teknologi tersebut ke konsumen. Publik menantikan realisasi dari konsep yang dipatenkan.
