unique visitors counter
⌂ Beranda › Ragam › Jaga Harga Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sidak Pasar Serpong
Ragam

Jaga Harga Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sidak Pasar Serpong

Suasana sidak Pemkot Tangsel di Pasar Serpong jelang Iduladha
Suasana sidak Pemkot Tangsel di Pasar Serpong jelang Iduladha
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Serpong pada hari ini.

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha.

Dalam sidak tersebut, tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Ketahanan Pangan turun langsung ke lapangan.

Mereka memeriksa harga sejumlah komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, daging sapi, dan daging ayam.

Pantau Harga dan Stok

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel, Maya Mardiana, mengatakan bahwa sidak ini merupakan agenda rutin setiap menjelang hari besar keagamaan.

"Kami ingin memastikan harga tidak melonjak drastis dan stok mencukupi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil. Namun, ada beberapa pedagang yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Tim memberikan teguran lisan kepada pedagang tersebut.

Selain harga, petugas juga mengecek kualitas dan keamanan pangan. Mereka mengambil sampel produk untuk diuji kandungan formalin dan bahan berbahaya lainnya.

Temukan Produk Berformalin

Dalam sidak kali ini, petugas menemukan beberapa produk yang diduga mengandung formalin. Produk tersebut antara lain tahu, mie basah, dan ikan asin.

"Kami langsung menyita barang-barang tersebut untuk dimusnahkan," kata Maya.

Pemkot Tangsel mengimbau pedagang untuk tidak menggunakan bahan pengawet berbahaya. Masyarakat juga diminta lebih teliti dalam memilih bahan pangan, terutama menjelang Iduladha yang biasanya konsumsi daging meningkat.

"Kami akan terus melakukan pengawasan secara berkala. Jika ada pedagang yang terbukti menjual produk berbahaya, kami tidak segan memberikan sanksi tegas," tegas Maya.

Pemkot Tangsel juga bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji laboratorium terhadap sampel yang ditemukan.

Hasil uji akan diumumkan dalam waktu dekat.

Selain itu, petugas juga mengingatkan pedagang untuk mencantumkan label harga dengan jelas. Hal ini untuk mencegah praktik curang yang merugikan konsumen.

Masyarakat diharapkan dapat melaporkan jika menemukan harga yang tidak wajar atau produk mencurigakan. Laporan dapat disampaikan melalui call center atau aplikasi pengaduan milik Pemkot Tangsel.

Sidak ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga.

"Bagus ada pengawasan seperti ini, jadi kami merasa aman berbelanja," ujar Siti, seorang ibu rumah tangga yang tengah berbelanja di Pasar Serpong.

Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan, terutama pada momen-momen penting seperti Iduladha. Langkah preventif seperti sidak diharapkan dapat menekan potensi pelanggaran.

Ke depan, pengawasan akan diperluas ke pasar-pasar lain di wilayah Tangsel. Pemkot juga akan menggencarkan sosialisasi tentang bahaya bahan berbahaya bagi kesehatan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru