Trump menyebutkan bahwa ia membahas rencana Abraham Accords dengan para pemimpin dalam negosiasi pada Sabtu.
Ia mengatakan akan menerima jika satu atau dua negara menolak menandatangani, tetapi sebagian besar harus bersedia.
Mesir dan Yordania sudah secara resmi mengakui Israel dan memiliki perjanjian damai yang sudah lama. Turki pertama kali mengakui Israel pada 1949.
Masood Khan, mantan duta besar Pakistan untuk AS, mengatakan masih harus dilihat seberapa layak usulan itu bagi negara-negara dalam daftar Trump.
Menurutnya, penyebutan Abraham Accords pada tahap ini memberikan dimensi baru pada proses diplomatik dan mediasi karena masalah ini sebelumnya tidak ada dalam agenda.
Ia menunjuk tekanan domestik yang dihadapi Trump untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan.
Meski demikian, Khan menilai jalur diplomatik masih berjalan dan Pakistan berada di pusatnya, didukung oleh negara-negara regional. Belum jelas kapan atau bagaimana kesepakatan dengan Iran dapat diselesaikan.
>>> Trump Sebut Negosiasi Iran Berjalan Baik, Ancaman Serangan Lebih Kuat Jika Buntu
Trump mengisyaratkan bahwa Iran pun pada akhirnya bisa menandatangani Abraham Accords jika kesepakatan tercapai.