Kesimpulannya, Samsung menang dalam kategori desain dan layar. Tampilannya lebih modern, perlindungan lebih baik, dan kualitas layar lebih unggul untuk hiburan.
Performa, Baterai, dan Pengisian Daya
Kedua ponsel ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan GPU Adreno 840. Performa keduanya sangat cepat untuk gaming dan multitasking.
Namun, Samsung memiliki sedikit keunggulan berkat clock speed yang lebih tinggi dan optimasi software yang lebih matang.
Sony menawarkan fitur bypass charging yang memungkinkan ponsel tetap dingin saat gaming sambil diisi daya. Ini sangat berguna bagi gamer berat.
Selain itu, slot microSD memberikan fleksibilitas penyimpanan yang tidak dimiliki Samsung.
Dari sisi baterai, keduanya dibekali kapasitas 5000 mAh. Namun, pengisian daya Samsung jauh lebih cepat: 60W wired dan 25W wireless.
Sony hanya mendukung 30W wired dan 15W wireless. Perbedaan ini signifikan untuk pengguna yang sering terburu-buru.
Samsung juga unggul dalam dukungan software dengan jaminan 7 tahun pembaruan Android. Sony hanya menjanjikan 4 tahun.
Bagi yang ingin ponsel tahan lama, Samsung jelas lebih menjanjikan.
Secara keseluruhan, Samsung memberikan paket yang lebih lengkap. Performa sedikit lebih baik, pengisian daya lebih cepat, dan dukungan software lebih panjang.
>>> POCO X8 Pro vs Motorola Edge 70 Pro: Pilih Mana yang Tepat?
Sony tetap menarik bagi pengguna yang memprioritaskan fleksibilitas penyimpanan dan fitur gaming.
Kamera
Sony Xperia 1 VIII mengandalkan tiga kamera 48 MP dengan optik Zeiss. Kamera ini menawarkan kontrol manual yang mendalam, eye tracking, dan warna natural.
Fotografer profesional akan menyukai hasil jepretan yang akurat dan mudah diedit.
Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan kamera utama 200 MP yang sangat detail. Dilengkapi dengan dua kamera telefoto, termasuk periskop 5x optical zoom.