Pengadilan Negeri Seoul Pusat pada Selasa mengeluarkan surat penangkapan untuk seorang YouTuber konservatif atas tuduhan menyebarkan informasi palsu dan hasil rekayasa tentang aktor Kim Soo-hyun.
Surat penangkapan itu diterbitkan untuk Kim Se-ui, pengelola saluran YouTube Hover Lab, dengan alasan kekhawatiran akan risiko pelarian dan perusakan barang bukti.
>>> Top 10 Lagu Populer di Spotify Indonesia Akhir Mei 2026
YouTuber tersebut dituduh mencemarkan nama baik sang aktor dengan mengklaim bahwa Kim Soo-hyun pernah menjalin hubungan dengan mendiang aktris Kim Sae-ron saat ia masih di bawah umur.
Ia juga dituduh membuat rekaman audio palsu menggunakan kecerdasan buatan untuk mengklaim bahwa aktris tersebut memiliki hubungan seksual dengan Kim Soo-hyun saat masih duduk di bangku SMP.
"Saya tidak mengakui semua tuduhan ini," kata Kim Se-ui di luar pengadilan sebelum menjalani sidang. "Ini surat perintah yang tidak masuk akal dan bahkan tidak memilah fakta dasar."
Ia membantah dasar penerbitan surat tersebut dan berjanji akan mengajukan pengaduan terhadap petugas polisi serta jaksa yang mengajukannya.
>>> Dimensity 9500 vs Exynos 2600: Siapa Raja Performa Baru?
Polisi mengajukan surat penangkapan atas tuduhan pencemaran nama baik pada 14 Mei, setelah menyimpulkan bahwa Kim pasti sadar tuduhan terhadap aktor itu palsu.
Hover Lab pertama kali mengangkat tuduhan tentang Kim Soo-hyun pada Maret 2025, setelah sang aktris ditemukan tewas di rumahnya pada bulan sebelumnya akibat dugaan bunuh diri di usia 24 tahun.
Kim Se-ui juga dituduh menciptakan rekaman audio palsu menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk mengklaim bahwa mendiang aktris memiliki hubungan seksual dengan aktor saat ia masih duduk di bangku SMP.
>>> Pangeran William Puji Kate Middleton Usai Dinas Sendiri ke Italia
Polisi mengajukan surat penangkapan pada 14 Mei setelah menentukan bahwa Kim pasti sadar tuduhan terhadap aktor itu palsu.
