Virtual OS Museum menghadirkan lebih dari 1.700 instalasi sistem operasi historis yang bisa dijelajahi secara interaktif.
Proyek ini dirancang oleh kurator Andrew Warkentin sebagai mesin virtual (VM) berbasis Linux yang siap pakai.
>>> Vivo X300 FE vs Samsung S26: Siapa Raja Flagship Ringkas?
Pengguna dapat menjalankannya menggunakan emulator populer seperti QEMU, VirtualBox, atau UTM.
Sistem ini sudah dilengkapi dengan peluncur khusus sehingga tidak perlu repot mengatur file instalasi kuno.
Koleksi dari Berbagai Era
Koleksi mencakup lebih dari 1.700 instalasi dari 250 platform berbeda.
Terdapat sekitar 570 sistem operasi unik yang siap dijelajahi.
>>> Idris Elba Akhirnya Buka Suara soal Rumor James Bond
Arsip interaktif ini mencakup komputer Manchester Baby buatan 1948 hingga versi awal Windows Longhorn.
Pengguna juga bisa menemukan sistem operasi langka seperti Xerox Star Pilot, BeOS, hingga iOS versi lawas.
Ukuran dan Ketersediaan
Versi lengkap proyek ini membutuhkan ruang penyimpanan hingga 121 GB.
Sedangkan versi ringkas (lite) hanya berukuran 14 GB untuk akses lebih cepat.
>>> Poco Pad C1 Resmi: Tablet Compact Xiaomi dengan Snapdragon 6s dan Layar 120Hz
Museum OS lawas ini menjadi langkah penting untuk menyelamatkan sejarah digital dari kepunahan.
