Qualcomm telah meluncurkan platform chipset baru yang dirancang untuk laptop terjangkau. Platform ini diberi nama Snapdragon C dan memperluas jajaran Snapdragon ke segmen entry-level.
Fokus pada Produktivitas Sehari-hari
Snapdragon C Platform ditujukan untuk laptop Windows dasar yang digunakan oleh pelajar, keluarga, dan usaha kecil.
>>> Xiaomi 17T dan 17T Pro Resmi Global: Baterai 7000mAh, Layar 144Hz, Kamera Periskop 5x
Chipset ini diklaim mampu menangani tugas sehari-hari seperti browsing web, streaming video, pekerjaan produktivitas, dan panggilan video.
Platform ini juga dilengkapi NPU terintegrasi. Dengan NPU, laptop entry-level dapat mendukung pengalaman berbasis AI yang semakin umum di PC Windows.
Qualcomm menyebut laptop berbasis Snapdragon C akan menawarkan daya tahan baterai seharian. Perangkat juga dijanjikan bekerja dengan dingin dan senyap.
Alih-alih mengejar performa gaming atau beban kerja berat, platform ini disetel untuk responsivitas konsisten pada tugas umum. Target pengguna adalah pelajar dan pekerja kantoran.
>>> Vivo Ungkap Desain dan Spesifikasi Headphone Nirkabel Over-Ear Pertamanya
Didukung Vendor Besar
Qualcomm mengonfirmasi bahwa beberapa merek PC besar telah bekerja sama. Acer, HP, dan Lenovo disebut sedang mengembangkan perangkat dengan Snapdragon C.
Platform ini menargetkan laptop dengan harga sekitar $300 ke atas. Ini menjadikannya salah satu penawaran komputasi termurah dari Qualcomm sejauh ini.
Perangkat dengan Snapdragon C diperkirakan hadir tahun ini. Namun, Qualcomm belum mengungkap jadwal rilis pasti atau ketersediaan regional.
Spesifikasi CPU, GPU, dan konfigurasi memori juga belum diumumkan.
>>> Huawei Targetkan Litografi Setara 1,4nm TSMC pada 2031
Dengan fitur AI yang mulai menjadi standar di perangkat murah, Qualcomm memposisikan Snapdragon C sebagai alternatif prosesor entry-level dari Intel dan AMD.