Seorang bayi berusia 9 bulan yang meninggal akibat meningitis bakteri telah menyelamatkan tiga nyawa melalui donasi organ, demikian diumumkan Korea Organ Donation Agency, Kamis.
Bayi bernama Jang So-min itu dinyatakan mati batang otak di Samsung Medical Center pada 1 Mei setelah kondisinya memburuk drastis akibat demam tinggi selama beberapa hari.
>>> Kisah Pembuat Makgeolli Berusia 30 Tahun: Lebih Baik Kurang Penghasilan Asal Bahagia
Atas persetujuan orang tuanya, hati, ginjal, dan usus halus bayi tersebut didonorkan kepada tiga pasien yang membutuhkan transplantasi.
Jang So-min pertama kali mengalami demam pada 19 April dan dirawat di klinik anak setempat, namun gejalanya berlanjut selama beberapa hari.
Setelah diperiksa di beberapa rumah sakit, ia didiagnosis menderita meningitis bakteri dan kemudian dinyatakan mati batang otak.
Lahir pada Juli lalu dengan berat 2,5 kilogram, Jang tumbuh dengan fisik yang rapuh. Pada usia 9 bulan, beratnya hanya sekitar 7 kilogram.
>>> Presiden Lee Jae Myung Jadikan Pariwisata sebagai Industri Strategis Nasional
Keluarga mengatakan jalan-jalan melihat bunga sakura musim semi ini menjadi kenangan terakhir mereka bersama.
Ibu bayi, yang berinisial Park, awalnya menolak donasi organ tetapi kemudian setuju setelah berdiskusi dengan suaminya.
"Suami saya mengatakan dia ingin percaya bahwa sebagian dari putri kami akan terus hidup di suatu tempat di dunia," kata Park.
"Daripada meninggalkan dunia tanpa meninggalkan apa pun, kami pikir akan lebih baik jika dia pergi setelah melakukan sesuatu yang baik."
>>> Busan: Jejak Hidup Hubungan Dunia Saat Perang Korea
"Siapa pun putrimu di kehidupan selanjutnya, aku hanya berharap kamu tumbuh sehat dan tanpa rasa sakit," pesan terakhir Park untuk putrinya.