Pemerintahan Trump mengusulkan peningkatan konten regional kendaraan buatan Amerika Utara menjadi 82 persen agar memenuhi syarat mendapatkan perlakuan preferensial di bawah Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA).
Usulan tersebut disampaikan dalam negosiasi AS-Meksiko pekan ini di Mexico City.
>>> Pasukan Israel Masuki Lebanon Selatan, Delegasi Militer Bertemu di Pentagon
Empat sumber yang mengetahui posisi negosiasi AS mengatakan bahwa 50 persen dari nilai konten tersebut harus diproduksi di Amerika Serikat.
Dalam proposal itu, tidak ada ketentuan yang menghitung konten dari Kanada. Kanada tidak diwakili dalam pembicaraan di Mexico City.
Jika diterima, perubahan ini akan menjadi perubahan besar dari USMCA saat ini.
Aturan sekarang mewajibkan 40 persen nilai "bagian inti" kendaraan penumpang diproduksi di yurisdiksi bergaji tinggi, yang secara efektif berarti AS atau Kanada.
Ambang batas itu kini 45 persen untuk truk pikap.
Secara keseluruhan, kendaraan yang diproduksi di Amerika Utara saat ini harus memiliki 75 persen konten regional untuk memenuhi syarat perlakuan preferensial di bawah USMCA.
Tuntutan AS dan tidak adanya akomodasi untuk Kanada sejalan dengan pertanyaan pejabat pemerintahan Trump yang kerap mempertanyakan mengapa Kanada harus mengekspor kendaraan dan suku cadang ke AS.
Mereka juga menyuarakan keinginan untuk memindahkan produksi itu ke AS.
>>> Trump Akan Putuskan Kesepakatan dengan Iran dalam Pertemuan Jumat
Pejabat industri otomotif mengatakan ada kemungkinan besar bahwa Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer akan berusaha menegosiasikan aturan asal baru dengan Meksiko, lalu menyajikannya kepada Kanada sebagai tawaran take-it-or-leave-it.
Greer bersikap mengelak tentang apakah USMCA akan terus berlanjut sebagai pakta perdagangan trilateral atau dipecah menjadi perjanjian bilateral terpisah.
Reuters sebelumnya melaporkan bahwa negosiator AS mengupayakan persyaratan konten otomotif khusus AS. Namun, belum jelas bagaimana persyaratan 82 persen keseluruhan dan 50 persen nilai AS akan dihitung.
USMCA diluncurkan pada 2020 untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) 1994, mempertahankan zona perdagangan bebas yang mendukung hampir $1,6 triliun perdagangan trilateral tahunan.
Namun, Presiden Trump tahun lalu memberlakukan tarif 25 persen pada kendaraan dan komponen dari Kanada dan Meksiko, serta bea 50 persen untuk baja, aluminium, dan tembaga dari kedua negara tersebut.
Greer mengatakan bahwa ia bermaksud mempertahankan beberapa tingkat tarif pada barang-barang utama Meksiko dan Kanada dalam pakta perdagangan yang direvisi.
Namun, kedua mitra mungkin mendapatkan beberapa tarif preferensial.
>>> Rohis Pegadaian Distribusikan 4.500 Paket Daging Kurban di Bekasi
Saat ini, kendaraan dari Jepang, Korea Selatan, Uni Eropa, dan Inggris dapat diimpor dengan tarif lebih rendah daripada dari Kanada atau Meksiko.
