Gedung pencakar langit 63 Square di distrik keuangan Yeouido, Seoul, tengah bertransformasi menjadi destinasi seni dan rekreasi.
Transformasi ini bertepatan dengan pembukaan Centre Pompidou Hanwha, cabang pertama museum ikonik asal Paris di Korea.
>>> Park Ji-hoon Ungkap Hand Gripper sebagai Alat Redakan Stres
Hanwha Life Insurance selaku pengelola mengumumkan perubahan besar pada Senin. Museum setinggi empat lantai yang dirancang arsitek Prancis Jean-Michel Wilmotte akan dibuka untuk umum pada 4 Juni.
Museum ini terletak di sayap gedung pencakar langit tersebut. Koleksi perdananya akan menampilkan karya kubisme dari Pablo Picasso dan Georges Braque.
Fasilitas Baru di 63 Square
Selain museum, Hanwha juga menghadirkan taman bergaya High Line, observatorium yang diperbarui dengan seni media imersif, serta deretan restoran, kafe, dan toko desain.
>>> Koki Ternama Sulap Pulau Biyang Jadi Destinasi Kuliner
Observatorium kini bernama "63 Sky Picnic" yang memadukan pemandangan Sungai Han dari ketinggian 250 meter dengan instalasi seni media dan pameran interaktif.
Di lantai dasar, terdapat 63 Oudolf Garden yang dirancang arsitek lanskap Belanda Piet Oudolf. Taman ini terinspirasi siklus hidup tanaman dan akan berubah sesuai musim.
Sebanyak 25 penyewa baru telah bergabung, termasuk Island Vintage Coffee asal Hawaii, Ramenya Shima dari Tokyo, restoran naengmyeon Pyongyang Seoryeong, serta merek desain Nordik ROOMING dan HAY.
>>> Tiga Stasiun TV Korea Siapkan Pertarungan Teknologi Tinggi Malam Pemilu
"Dengan menghadirkan semangat inovatif Centre Pompidou ke 63 Square, kami ingin mengembangkannya menjadi platform gaya hidup generasi berikutnya," ujar pejabat Hanwha Life Insurance.