unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Nvidia Luncurkan Platform Robot Humanoid H2+ dengan AI Canggih

Nvidia Luncurkan Platform Robot Humanoid H2+ dengan AI Canggih

Nvidia Luncurkan Platform Robot Humanoid H2+ dengan AI Canggih
Nvidia Luncurkan Platform Robot Humanoid H2+ dengan AI Canggih
A A Ukuran Teks16px

Nvidia mengumumkan peluncuran platform robot humanoid H2+. Platform ini merupakan hasil kolaborasi dengan Unitree Robotics dari China dan Sharpa yang berbasis di Singapura.

Pengumuman disampaikan langsung oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, saat keynote Computex 2026 di Taipei.

>>> Pengguna Galaxy S22 Kecewa! Samsung Batalkan One UI 8.5, Ini Penjelasannya

IN2

Integrasi Hardware dan AI pada H2+

H2+ bukan robot komersial siap pakai, melainkan desain referensi untuk peneliti, universitas, dan perusahaan robotik.

Platform ini menggabungkan tubuh robot H2 Plus dari Unitree Robotics, tangan robotik Wave dari Sharpa, dan model AI Isaac GR00T dari Nvidia.

Robot setinggi hampir enam kaki ini memiliki total 75 derajat kebebasan gerak. Tangan robotiknya sangat lincah dengan 22 sendi aktif.

in2

Nvidia menyematkan Jetson AGX Thor T5000 sebagai otak robot. Chip ini berbasis arsitektur GPU Blackwell dengan performa AI hingga 2.070 FP4 TOPS dan memori 128GB.

Spesifikasi tersebut memungkinkan robot menjalankan tugas kompleks secara real-time dengan responsivitas tinggi.

>>> K-pop, K-film, dan K-food: Mengapa Bukan K-games?

Peran Cosmos 3 dalam Pembelajaran Robot

Bersamaan dengan H2+, Nvidia memperkenalkan Cosmos 3, model dunia fisik berbasis AI. Model ini dirancang untuk membantu robot memahami dan belajar dari lingkungan sekitarnya.

Cosmos 3 mampu memahami perspektif orang ketiga maupun orang pertama. Hal ini menghasilkan data pelatihan yang lebih relevan dan berfokus pada sudut pandang robot.

Ini menjadi jawaban atas tantangan besar dalam robotika, yaitu pengumpulan data pelatihan yang memadai dan berkualitas.

Strategi Ekspansi dan Standarisasi Robotik Global

Nvidia juga mengumumkan rencana memperluas kemitraan robotik humanoid ke luar China. Pasar yang menjadi sasaran meliputi Amerika Serikat, Eropa, dan Korea Selatan.

Meskipun nama mitra belum diungkap, tujuan utamanya adalah menciptakan platform robot standar dengan fitur keamanan bawaan seperti Secure Boot dan Confidential Computing.

>>> Mengapa Hasil Foto Kamera HP Tiba-tiba Buram? Ini Penyebab dan Solusinya

Fitur ini memastikan hanya perangkat lunak terverifikasi yang dapat dijalankan pada robot.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru