Nvidia akhirnya mengumumkan chip Windows on ARM terbaru yang sebelumnya dikenal dengan kode N1X.
Chip ini resmi bernama RTX Spark dan diproduksi dengan proses fabrikasi 3 nm dari TSMC.
>>> Surface Laptop Ultra: Laptop Kuat Microsoft dengan RTX Spark dan Layar Mini-LED
RTX Spark dijanjikan sebagai solusi kuat untuk gaming dan aplikasi kreatif. Chip ini juga dilengkapi fitur AI mutakhir untuk mendukung kebutuhan pengguna masa kini.
Spesifikasi dan Performa
RTX Spark hadir dengan GPU 6.144 CUDA cores dan CPU 20-core hasil kerja sama dengan MediaTek.
Chip ini mendukung gaming 1440p dengan teknologi DLSS 4.5, Frame Generation, dan fitur gaming dari GPU Blackwell.
Software kreatif seperti Adobe Photoshop dan Premiere siap digunakan pada hari pertama peluncuran.
RTX Spark juga mendukung hingga 128 GB LPDDR5X unified memory dengan bandwidth hingga 600 GB/s melalui NVlink.
Performa Gaming dan AI
GPU dengan 6.144 CUDA cores mampu menjalankan game pada resolusi 1440p dengan lancar.
Teknologi DLSS 4.5 dan Frame Generation membantu meningkatkan performa dan visual tanpa mengorbankan kecepatan.
>>> Nvidia Luncurkan Platform Robot Humanoid H2+ dengan AI Canggih
Nvidia menambahkan fitur Reflex dan Ray Reconstruction yang biasanya ditemukan pada GPU seri Blackwell terbaru.
Fitur RTX Video Frame Generation turut mendukung pengalaman gaming dan multimedia yang lebih halus.
RTX Spark juga disiapkan sebagai AI powerhouse dengan performa FP4 mencapai 1 peraflops. Chip ini mampu menjalankan model AI dengan parameter hingga 120 miliar secara lokal.
Fitur seperti 'gaming agents' dapat mengatur hal-hal seperti refresh rate monitor secara dinamis, memberikan pengalaman lebih personal dan responsif.
Kolaborasi dengan MediaTek dan Dukungan Software
CPU 20-core pada RTX Spark merupakan hasil kerja sama khusus dengan MediaTek. Kombinasi hardware ini dirancang khusus untuk platform Windows on ARM.
Nvidia juga menggandeng berbagai pengembang software kreatif seperti Adobe, Blackmagic Design, Blender, CapCut, ComfyUI, dan OTOY. Aplikasi-aplikasi tersebut dioptimalkan agar berjalan optimal sejak peluncuran.
Pengguna profesional dapat mengolah scene 3D berukuran besar hingga 90 GB dengan OptiX dan DLSS.
>>> Video Bocoran Desain iPhone Ultra Lipat Terbaru dari Pabrik China
Mereka juga bisa mengedit video dengan resolusi 12K 4:2:2 menggunakan decoder Blackwell dari Nvidia.