SmartSens, perusahaan semikonduktor asal China, resmi memperkenalkan sensor kamera ponsel terbaru bernama SCC62HS. Sensor ini menandai langkah SmartSens ke segmen resolusi tinggi dengan menawarkan 200 megapiksel.
SCC62HS merupakan sensor 200MP pertama yang dibangun di atas platform Stacked BSI berkinerja tinggi buatan SmartSens.
>>> 5 HP 5G RAM 12 GB Termurah Juni 2026, Performa Gak Kaleng-kaleng Mulai Rp2 Jutaan
Sensor ini menggunakan proses manufaktur 55nm Stacked BSI dengan ukuran piksel 0,5μm dalam format optik 1/1,55 inci.
Menurut perusahaan, sensor ini dirancang untuk menjaga detail halus dalam berbagai pemandangan, dari lanskap hingga foto kelompok, sambil tetap mengendalikan biaya produksi agar dapat diadopsi secara luas oleh ponsel pintar.
Teknologi Unggulan
Sensor ini mengintegrasikan teknologi PixGain HDR, SFCPixel, dan AllPix ADAF. SmartSens mengklaim kombinasi ini menghasilkan rentang dinamis lebih tinggi, tingkat noise lebih rendah, dan fokus lebih cepat.
PixGain HDR mampu memberikan rentang dinamis hingga 86,3dB sambil mengurangi artefak gerakan.
Sensor juga mendukung fusi bingkai ganda on-chip yang mengurangi beban pemrosesan chipset ponsel saat merekam video HDR dan dapat menurunkan konsumsi daya.
>>> Spek Kamera dan Baterai Redmi K100 Pro Bocor
Kompatibilitas dengan mode Staggered HDR dan NDOL HDR memberikan fleksibilitas tambahan untuk berbagai skenario pemotretan.
Untuk fotografi cahaya rendah, SmartSens mengklaim sensitivitas 3574mV/lux*s dan tingkat noise baca serendah 0,92e-.
Perusahaan mengatakan hal ini membantu menjaga ketajaman dan detail gambar di lingkungan gelap.
SCC62HS juga mendukung sistem autofokus AllPix ADAF dan Sparse PDAF.
AllPix ADAF menggunakan fokus seluruh piksel untuk kondisi cahaya sulit, sementara Sparse PDAF mengandalkan piksel deteksi fase parsial untuk menghemat daya saat penggunaan sehari-hari.
>>> iPhone 18 Pro Dikabarkan Punya Dua Kapasitas Baterai Berbeda, Ini Detailnya
SmartSens telah mulai mengirimkan sampel SCC62HS kepada mitra. Produksi massal dijadwalkan dimulai pada kuartal ketiga 2026.
