Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak Ruben Onsu menyatakan presenter tersebut sulit bertemu anak-anaknya yang kini berada di bawah pengasuhan Sarwendah.
Pengacara Ruben, Minola Sebayang, mengungkapkan kesulitan itu mendorong kliennya 'protes' dengan tidak mengirim uang nafkah selama enam bulan terakhir.
>>> Yeon Sang-ho Ingin Lebih Eksperimental di Era AI Usai 'Colony'
Keleluasaan Orang Asing
Minola menyoroti bahwa kekasih Sarwendah, Giorgio Antonio, yang tidak memiliki hubungan darah justru leluasa bertemu anak-anak Ruben dan Sarwendah.
"Ruben enggak merasa tergantikan, cuma jangan sampai porsinya itu tidak berimbang," kata Minola pada Senin (1/6).
"Porsi ayah kandung yang sudah diatur dalam perjanjian tidak dilaksanakan, tapi orang yang tidak memiliki hubungan darah diberikan keleluasaan," lanjutnya.
"Yang menjadi masalah kalau orang tua kandung dibenci karena interaksi yang salah, informasi yang salah, dan tidak diberikan waktu untuk saling mendekat akhirnya menjauh," ujar Minola.
"Makanya ayah terasa orang asing, orang asing terasa ayah. Ini yang harusnya dicegah, bukan masalah cemburu," tegasnya.
Upaya Ruben
Dalam sambungan panggilan video, Ruben menyatakan sudah berupaya berkomunikasi untuk bertemu anak-anak sesuai kesepakatan, yakni 3-4 hari per pekan.
"Ya, aku sudah lampirkan bagaimana saya berkomunikasinya. Kalau mudah, tidak mungkin saya bilang ke pengacara," kata Ruben.
>>> Inspire Arena Hadirkan Skybox Mewah untuk Konser K-Pop, Perpaduan Hiburan dan Hotel Bintang Lima
"Tapi hal seperti ini harus dikembalikan ke kuasa hukum masing-masing, jalan tengahnya seperti apa," lanjutnya.
Ruben juga menyoroti keluhan pihak Sarwendah soal nafkah yang berhenti, sementara kontribusinya selama bertahun-tahun seolah tidak dihargai.
"Ya sudah, kalau tidak sanggup, serahkan saja ke saya. Saya yang membesarkan," tegasnya.
Tanggapan Pihak Sarwendah
Pada Minggu (31/5), kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengatakan kliennya kembali ditagih debt collector terkait mobil yang disebut aset Ruben.
Ini adalah kedua kalinya Sarwendah didatangi debt collector sejak November 2025. Abraham menegaskan kliennya sudah tidak ada kaitan dengan mobil tersebut.
Abraham juga menyatakan Ruben sudah tidak membiayai pendidikan anak sejak akhir 2025, padahal dalam akta Ruben sepakat membiayai hingga lulus kuliah.
"Fakta yang terjadi, klien kami sejak akhir 2025 sampai 2026 ini justru membiayai pemeliharaan anak-anak," kata Simon.
>>> Mantan Idol K-Pop Banting Setir Jadi Manajer Klinik Kecantikan
"Biaya sekolah, les, dan kalau sakit ke dokter, itu klien kami tanggung sejak akhir 2025 sampai sekarang," pungkasnya.
