Rusia melancarkan serangan rudal dan drone ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Selasa malam (2/6). Sedikitnya tiga orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
Otoritas setempat melaporkan bahwa sejumlah warga masih terjebak di dalam bangunan yang rusak. Tim penyelamat masih berupaya mengevakuasi korban.
Layanan darurat negara Ukraina menyatakan sedikitnya 35 orang terluka, termasuk tiga anak-anak. Informasi itu disampaikan melalui pernyataan di Telegram.
Bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil lainnya rusak di delapan distrik di Kyiv. Ledakan terdengar hampir sepanjang malam hingga pagi hari.
Kyiv telah bersiap menghadapi serangan besar selama beberapa hari terakhir. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan baru.
Ia mendesak warga untuk tetap waspada dan mencari perlindungan saat sirene serangan udara berbunyi.
Di Distrik Podilskyi, lantai atas sebuah gedung sembilan lantai rusak parsial. Puing-puing menimpa sejumlah orang sehingga mereka terjebak di bawah reruntuhan.
Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga dini hari, meskipun peringatan serangan udara masih berlaku.
Di Distrik Solomianskyi, sebuah gedung 20 lantai dan gedung 24 lantai juga mengalami kerusakan.