Kebakaran melanda kilang minyak Tyumen di wilayah Ural, Rusia, setelah serangan drone Ukraina. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya serangan kedua negara terhadap infrastruktur penting masing-masing.
Gubernur Tyumen Alexander Moor menyatakan melalui Telegram bahwa layanan darurat sedang menangani kebakaran di lokasi. Ia tidak merinci tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
>>> BAZNAS Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar untuk Mahasiswa Palestina di Indonesia
Fasilitas Tyumen berjarak sekitar 1.700 kilometer di timur Moskow dan sekitar 2.000 kilometer dari perbatasan Ukraina.
Kilang ini sebelumnya juga menjadi sasaran serangan pada Juni lalu ketika Kyiv meningkatkan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia.
>>> Harga Emas UBS Hari Ini 26 Juli 2026 Turun Rp53.000 per Gram, Investor Perlu Cermati Selisih Buyback
Kilang tersebut merupakan salah satu fasilitas pengolahan minyak swasta terbesar di Rusia dengan kapasitas produksi sekitar 151.000 barel per hari.
>>> Jejak Pembentukan PFII: Pemerintah Kebut Aturan dan Siapkan Insentif
Kilang ini menjadi pemasok utama bensin, solar, dan produk minyak lainnya untuk wilayah Siberia Barat dan Ural.

