Presiden Rusia Vladimir Putin menerima utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, di Kremlin pada Sabtu (5/9) untuk perundingan lanjutan mengenai upaya mengakhiri perang di Ukraina.
Pertemuan yang berlangsung lebih dari tiga jam di balik pintu tertutup itu berakhir tanpa pengumuman terobosan apa pun.
Penasihat kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, menyebut pembicaraan tersebut konstruktif, terus terang, dan bermanfaat, tetapi tidak merinci hasil spesifik.
Witkoff dan Kushner dijadwalkan mengunjungi Kyiv pada Minggu (6/9).
Kunjungan Pertama ke Kyiv dalam Proses Perdamaian
Kedua utusan AS itu juga akan mengunjungi ibu kota Ukraina, Kyiv, untuk pertama kalinya dalam proses perdamaian pada Minggu, menurut pejabat Ukraina.
Pada awal pertemuan di Moskow, Putin meminta Kushner dan Witkoff menyampaikan salam hangat dan terima kasihnya kepada Trump, serta menggambarkan situasi di Ukraina sebagai "tidak sederhana".
Pasukan Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Juru bicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan kepada kantor berita Tass bahwa Putin telah memerintahkan agar tidak ada serangan terhadap Kyiv selama tiga hari, mulai tengah malam hari itu.
Zelenskyy mengatakan Ukraina siap menghentikan serangan ke Moskow hingga Senin.
Ia berbicara pada Sabtu sore dengan delegasi AS setelah kedatangan mereka di Moskow.
"Mulai sekarang hingga akhir Sabtu, serta pada Minggu dan Senin, Ukraina siap menahan diri dari serangan ke Moskow, dan kami berharap Rusia melakukan hal yang sama terhadap Kyiv," ujarnya.
Utusan AS disambut di bandara Moskow oleh utusan Rusia Kirill Dmitriev, seperti dilaporkan Tass.
Dmitriev membagikan foto pertemuannya dengan delegasi AS saat mereka turun dari pesawat, dengan keterangan, "Selamat datang di Moskow, para pembawa perdamaian".