Setelah pembicaraan di Kremlin, Ushakov menggambarkan pembicaraan itu konstruktif dan dilakukan dengan keterbukaan serta kepercayaan yang maksimal.
Ia mengatakan Moskow memberikan "penilaian komprehensif" tentang situasi di medan perang Ukraina, tetapi juga bahwa percakapan itu tidak hanya berfokus pada invasi Rusia.
"Isu-isu ekonomi dan potensi proyek bersama yang saling menguntungkan bagi Rusia dan Amerika dibahas secara cukup rinci," katanya.
Proses Perdamaian Mandek
Dengan upaya perdamaian yang terhenti, Rusia telah mengintensifkan serangan ke Kyiv dan kota-kota lain dengan bombardir tanpa henti yang berlangsung hingga siang hari, memanfaatkan kekurangan sistem pertahanan udara Ukraina.
Pada Jumat, sebuah drone Rusia menghantam salah satu gedung pemerintah terpenting di Kyiv — markas Dinas Keamanan Ukraina (SBU), yang merupakan salah satu lembaga yang terlibat dalam operasi serangan jarak jauh di dalam Rusia.
Serangan jarak jauh Ukraina telah menghantam fasilitas militer Rusia, kilang minyak, dan pusat e-commerce, yang bertujuan melemahkan upaya perang dan ekonomi Kremlin, serta membuat warga biasa merasakan akibat perang.
Perang udara antara Rusia dan Ukraina telah meningkat ketika pasukan kesulitan membuat kemajuan di sepanjang garis depan sepanjang 1.250 kilometer.
Rusia baru-baru ini menggunakan drone bertenaga jet yang terbang cepat, dan deraan sirene serangan udara yang berulang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Kyiv.
Dalam unggahan media sosial pada Sabtu, Zelenskyy mengatakan Rusia telah melakukan serangan semalam di Kyiv dan bandara internasional Boryspil, serta mengaitkan serangan itu dengan rencana kunjungan AS.
"Jelas, serangan Rusia di bandara-bandara ini adalah reaksi terhadap diskusi dan persiapan kemungkinan pihak AS menggunakan pesawat untuk bepergian ke Ukraina," katanya.
"Kami telah mencatat langkah Rusia ini, dan minggu depan kami akan menyesuaikan operasi kami terkait wilayah udara Rusia, yang telah menjadi berbahaya karena drone dan rudal kami di langit.