Korea Selatan mencatat pencapaian bersejarah di sektor budaya dan pariwisata pada tahun pertama pemerintahan Lee Jae Myung.
Pemerintah mengumumkan hal ini pada Selasa, didorong oleh dukungan fiskal agresif, pelonggaran visa, dan lonjakan permintaan global terhadap hiburan Korea.
>>> 6 Kebiasaan Pagi yang Bantu Lawan Peradangan Kronis
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata melaporkan ekspor budaya luar negeri atau K-content mencapai rekor USD 14,9 miliar pada 2025.
Pada saat yang sama, jumlah wisatawan internasional mencapai 18,94 juta, mendekati target jangka panjang yang ambisius.
Angka ini menegaskan pergeseran strategis Seoul untuk menjadikan budaya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar alat soft power diplomatik.
Di tengah perlambatan sektor manufaktur, pemerintah semakin mengandalkan kekayaan intelektual, hiburan digital, dan jasa untuk menstabilkan ekonomi.
Pendanaan dan Dukungan Pemerintah
Untuk mempertahankan momentum K-content, pemerintah memperluas pembiayaan kebijakan khusus.
Dana modal ventura untuk sektor kreatif ditingkatkan menjadi rekor 731,8 miliar won (USD 531 juta) pada 2026 sebagai modal awal pertumbuhan industri.
Selain itu, pemerintah membentuk dana "Global League" sebesar 150 miliar won yang bertujuan menarik modal asing.
Pendekatan ini menghidupkan kembali sektor yang sempat rapuh akibat pemulihan pascapandemi yang tidak merata dan biaya operasional tinggi.
Industri film domestik yang sempat stagnan pada 2025 menunjukkan pemulihan tajam pada kuartal pertama 2026.
Pendapatan bioskop melonjak 58,7 persen year-on-year menjadi 318 miliar won, sementara total penjualan tiket tumbuh lebih dari 53 persen menjadi 31,9 juta.
Pemulihan ini dibantu oleh anggaran tambahan pemerintah yang melipatgandakan dukungan produksi untuk film kelas menengah dari 10 miliar won menjadi 46 miliar won.
Seoul juga memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual melalui undang-undang yang direvisi. Aturan baru yang menargetkan distribusi konten ilegal dan pasar penjualan tiket gelap disahkan pada Januari.
