Nvidia baru saja memamerkan inovasi terbarunya di ajang Computex melalui chip Nvidia N1X, yang juga dikenal sebagai Nvidia RTX Spark.
Chip ini dirancang khusus untuk bersaing di pasar laptop dan mini PC, menantang dominasi prosesor dari Apple, Intel, AMD, hingga Qualcomm.
>>> Asus Kenalkan Empat Vivobook OLED dengan Klaim Baterai 25 Jam
Spesifikasi dan Performa Unggulan
Nvidia N1X menggunakan arsitektur ARM dengan 20 core prosesor dan iGPU berbasis Blackwell. Performa grafis chip ini diprediksi melampaui Snapdragon X2 Elite dan Ryzen Strix Halo.
Selain varian tertinggi, Nvidia juga menyiapkan opsi yang lebih terjangkau.
Ada varian N1X dengan 18 core CPU serta varian N1 yang lebih hemat daya dengan pilihan 10 atau 12 core prosesor.
Dukungan memori pada chip ini bisa menggunakan LPDDR5X hingga kapasitas 128 GB.
Untuk konsumsi daya, varian N1X tercepat beroperasi pada rentang 45 hingga 80 watt, yang tergolong efisien untuk performa yang ditawarkan.
>>> Asus V700 Mini Tower: Desktop dengan Desain Furnitur dan Performa Tinggi
Performa CPU Masih Tertinggal dari Apple M5 Max
Meskipun Nvidia mempromosikan chip ini untuk kebutuhan AI, gaming, dan profesional kreatif, data awal menunjukkan tantangan besar di sektor CPU.
Dalam pengujian single core, chip ini berada sekitar 30 persen di belakang Apple M5 Max dan sekitar 20 persen di bawah Snapdragon X2 Elite.
Posisinya saat ini justru lebih setara dengan chip generasi sekarang dari Intel dan AMD yang sudah beredar di pasaran.
Pada pengujian multi threaded, Nvidia N1X tercatat hampir sepertiga lebih lambat dibandingkan Apple M5 Pro dan M5 Max, meski performanya masih bersaing ketat dengan Intel Ultra 9 290HX Plus.
>>> KPop Demon Hunters Naik Satu Peringkat di Netflix Global Pekan ke-50
Laptop pertama yang menggunakan chip ini diperkirakan baru akan hadir pada musim gugur 2026.
