Amerika Serikat telah menghabiskan anggaran US$37,5 miliar atau setara sekitar Rp671,25 triliun selama perang dengan Iran.
Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dalam sidang Komite Alokasi Senat pada Selasa (22/7/2026).
>>> Trump Peringatkan Iran: AS Belum Selesai, Serangan Akan Berlanjut
Hegseth memberikan perkiraan resmi terbaru tersebut saat membahas permintaan Presiden Donald Trump atas tambahan US$67 miliar untuk pendanaan pertahanan.
Angka ini lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang disampaikan pejabat Pentagon pada pertengahan Mei, yakni sekitar US$29 miliar.
>>> Gas Blok Andaman Sudah Punya Pembeli, Salah Satunya PT Pupuk Indonesia
Perkiraan sebelumnya tidak memperhitungkan kerusakan pada pangkalan AS.
Dalam sidang tersebut, Hegseth juga menghadapi kritik dari Partai Demokrat terkait meningkatnya biaya konflik yang mendorong kenaikan harga energi.
>>> Wall Street Bangkit, Saham Produsen Chip Pulih
Gencatan senjata antara AS dan Iran disebut masih rapuh dan bahkan gagal. Konflik yang berkepanjangan ini terus membebani anggaran pertahanan AS.

