Di era digital, aktivitas pencarian di internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mencari informasi pekerjaan hingga hiburan, semua dilakukan melalui mesin pencari seperti Google.
Namun, jejak pencarian yang tersimpan sering luput dari perhatian.
>>> Jadwal Konser di GBK Akhir Pekan Ini: EXO, Reality Club, dan Raisa
Banyak pengguna merasa kurang nyaman jika riwayat pencarian mereka bisa dilihat orang lain, terutama saat menggunakan perangkat bersama.
Berikut beberapa langkah untuk menjaga privasi saat menggunakan Google.
1. Gunakan Mode Samaran
Cara termudah adalah memanfaatkan fitur Mode Samaran (Incognito) di browser Google Chrome. Fitur ini mencegah penyimpanan riwayat pencarian, cookie, dan data situs setelah jendela ditutup.
>>> Eks ART Bantah Langgar Privasi Anak Erin dan Andre Taulany
Pengguna Windows dapat membukanya dengan Ctrl + Shift + N, sedangkan pengguna Mac dengan Command + Shift + N. Namun, aktivitas internet masih bisa terlihat oleh penyedia layanan atau administrator jaringan.
2. Aktifkan Penghapusan Otomatis
Riwayat pencarian juga tersimpan di akun Google saat login. Google menyediakan fitur penghapusan otomatis melalui menu Web & App Activity di Google My Activity.
Pengguna dapat mengatur penghapusan data setiap tiga, delapan belas, atau tiga puluh enam bulan. Dengan begitu, data lama dibersihkan secara otomatis tanpa perlu manual.
>>> Setlist Konser EXhOrizon EXO di Indonesia Arena 6 dan 7 Juni 2026
3. Nonaktifkan Penyimpanan Aktivitas Web
Untuk privasi lebih tinggi, nonaktifkan sepenuhnya penyimpanan aktivitas web. Google tidak akan lagi menyimpan pencarian baru yang dilakukan melalui akun tersebut.