Aktor Kim Soo-hyun bersiap kembali beraktivitas di Korea dengan proyek domestik pertamanya dalam sekitar setahun sejak terlibat kontroversi.
Kembalinya ia menarik perhatian pada kemungkinan perilisan proyek-proyek yang sempat tertunda.
>>> Bocoran Galaxy Watch9 Series: Kecepatan Isi Daya Masih 10W
Perwakilan dari agensi Kim, Gold Medalist, mengatakan pada Senin bahwa sang aktor dijadwalkan syuting iklan di Korea pada 14 Juli untuk merek fesyen Filipina.
Sesi pemotretan ini akan menandai aktivitas publik pertama Kim sejak Maret tahun lalu, ketika tuduhan muncul mengenai hubungan masa lalunya dengan mendiang aktris Kim Sae-ron.
Saat itu, Kim menghadapi tuduhan bahwa ia menjalin hubungan dengan Kim Sae-ron selama enam tahun mulai 2015, saat ia berusia 15 tahun, serta klaim bahwa ia menekannya terkait pelunasan utang.
Kim membantah tuduhan tersebut dalam konferensi pers, mengatakan bahwa hubungan mereka dimulai hanya setelah ia mencapai usia dewasa.
Ia kemudian mengajukan pengaduan pidana pencemaran nama baik terhadap Kim Sae-ui, kepala saluran YouTube HoverLab (Garo Sero Institute), dan keluarga mendiang aktris tersebut.
>>> Pre-Order PS5 Gears of War: E-Day Bocor di Walmart, Game Xbox Ini Rilis Multi-Platform?
Ia juga menuntut ganti rugi sebesar 12 miliar won (sekitar Rp 140 miliar) melalui gugatan perdata.
Setelah kontroversi, beberapa merek mengakhiri kontrak endorsement dengan Kim. Serial Disney+ "Knock-Off," yang semula dijadwalkan rilis tahun lalu, juga ditunda tanpa batas waktu.
Pada bulan Mei, polisi menyimpulkan bahwa pesan KakaoTalk dan rekaman audio yang dirilis oleh pihak Kim Sae-ui telah dimanipulasi atau diedit.
Kim Sae-ui kemudian diserahkan ke jaksa saat dalam tahanan.
>>> Baterai 8000 mAh realme 16T 5G Diklaim Bertahan Tiga Hari Penuh
Gold Medalist mengatakan, "Kami ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada mereka yang angkat bicara atas namanya saat ia menunggu proses hukum berlangsung, serta kepada otoritas investigasi dan peradilan yang membuat keputusan yang adil dan tidak memihak mengenai tersangka."
