Xiaomi menggelar acara peluncuran di China untuk memperkenalkan Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro. Ponsel tersebut dibanderol mulai 2.999 yuan dan 3.999 yuan.
Acara tersebut tidak hanya menampilkan ponsel. Xiaomi juga memberikan kesempatan kepada robot humanoid generasi terbaru untuk unjuk kebolehan di atas panggung.
Dalam demonstrasi, robot mengambil Xiaomi 17T Pro menggunakan tangan bioniknya. Ia menyesuaikan zoom dengan tombol volume dan mengambil foto.
Penampilan singkat ini memberi gambaran langsung tentang perkembangan robotika Xiaomi dalam hal ketangkasan fisik dan kendali perangkat.
Perkembangan Robot Humanoid Xiaomi
Xiaomi terus menunjukkan kemajuan robot humanoidnya secara bertahap. Sebelumnya, perusahaan berencana menempatkan CyberOne di lini produksinya sendiri.
Lei Jun juga menyatakan target untuk menghadirkan robot humanoid di pabrik Xiaomi secara massal dalam lima tahun.
Kemajuan industri di balik layar berjalan stabil.
Awal tahun ini, Xiaomi mengonfirmasi bahwa robotnya telah bekerja selama tiga jam terus-menerus di stasiun pemasangan mur di pabrik mobil.
Tingkat keberhasilan mencapai 90,2% untuk pemasangan bilateral simultan, sesuai dengan siklus waktu lini produksi 76 detik.
Di sisi perangkat keras, Xiaomi merombak tangan bionik pada robotnya. Versi baru 60% lebih kecil volumenya, kini seukuran tangan manusia.
Tangan tersebut memiliki 64% lebih banyak derajat kebebasan, sensor taktil telapak penuh seluas 8.200 milimeter persegi, siklus pegangan lebih dari 150.000 operasi, dan sistem kelenjar keringat bionik untuk manajemen panas.
Lei Jun baru-baru ini mengumumkan di Weibo bahwa tim robotika Xiaomi meraih juara pertama di dua kompetisi internasional.
Mereka unggul jauh dari tim runner-up.
Ia menegaskan fokus robotika Xiaomi adalah menjalankan tugas praktis di lingkungan nyata, bukan hanya di tempat terkontrol.