Onyx Boox secara diam-diam memperkenalkan penerus lini e-reader kompak andalannya, Boox Go 6 generasi kedua.
Perangkat ini hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan, terutama bagi pengguna yang gemar membaca dan mencatat ide secara spontan.
Boox Go 6 Gen II masih mengusung layar E Ink hitam putih berukuran 6 inci.
Namun, perangkat kini lebih responsif berkat tambahan RAM dan dukungan stylus yang sebelumnya identik dengan seri lebih premium.
Peningkatan RAM dan Dukungan Stylus
Perbedaan paling mencolok dari generasi sebelumnya terletak pada kapasitas memori. Jika dulu RAM hanya 2 GB, kini Boox Go 6 Gen II hadir dengan RAM 3 GB.
Peningkatan ini membantu kelancaran saat berpindah antar aplikasi atau membuka dokumen berukuran besar.
Perangkat ini masih mengandalkan prosesor quad-core yang hemat daya. Dengan memori internal 32 GB, ruang penyimpanan cukup lapang untuk menampung ribuan buku digital.
Tersedia pula slot kartu microSD untuk ekspansi kapasitas.
Fitur baru yang menarik adalah dukungan terhadap stylus InkSense Plus. Layar e-reader ini bisa langsung dijadikan kanvas sketsa sederhana atau media untuk membuat anotasi pada dokumen.
Dukungan pengenalan tulisan tangan juga disematkan, sehingga catatan tulisan tangan bisa dikonversi menjadi teks digital.
Layar 6 Inci dengan Pencahayaan Adaptif
Boox Go 6 Gen II mempertahankan layar sentuh E Ink berukuran 6 inci dengan resolusi 1448 x 1072 piksel.
Panel ini sudah dibekali pencahayaan yang dapat disesuaikan, lengkap dengan pengaturan temperatur warna.
Anda bisa membaca dengan nyaman di bawah sinar matahari langsung berkat teknologi yang meminimalkan pantulan, atau beralih ke nuansa hangat saat membaca di ruangan redup.
Perangkat berjalan di Android 11 dengan akses penuh ke Google Play Store. Boox Go 6 Gen II dibanderol dengan harga sekitar Rp6,4 jutaan untuk pasar global.