Komisi Eropa (EC) secara resmi memerintahkan Meta untuk mengizinkan kembali chatbot AI pihak ketiga di WhatsApp secara gratis.
Keputusan ini diambil setelah Meta melarang chatbot tersebut pada November 2025.
>>> Edifier Luncurkan FitBuds Turbo dengan LDAC, ANC 49dB, dan Baterai 40 Jam
EC menyatakan langkah Meta berpotensi melanggar aturan persaingan Uni Eropa. Perintah ini berlaku hingga penyelidikan antitrust selesai.
Latar Belakang Larangan
Pada November 2025, Meta memblokir chatbot AI pihak ketiga di WhatsApp. Perusahaan hanya menyediakan asisten AI buatannya sendiri.
EC kemudian memulai penyelidikan pada Desember 2025. Pada Februari 2026, EC menyimpulkan bahwa tindakan sementara mungkin diperlukan untuk mencegah kerugian pasar.
Dominasi Pasar Meta
EC menilai Meta memiliki posisi dominan di pasar aplikasi komunikasi konsumen di Wilayah Ekonomi Eropa sejak Januari 2023.
>>> Pangsa Pasar Chipset MediaTek dan Qualcomm Turun di Q1 2026
Meta diduga menyalahgunakan posisi ini dengan mencegah chatbot pesaing menggunakan WhatsApp for Business API.
Larangan tersebut dianggap sebagai penolakan akses ke infrastruktur yang sebelumnya terbuka untuk pihak ketiga.
Upaya Meta Sebelumnya
Pada Maret 2026, Meta kembali mengizinkan chatbot pihak ketiga, namun dengan biaya. EC menyebut praktik ini setara dengan larangan akses sebelumnya.
>>> Samsung Uji One UI 9 untuk Beragam Galaxy, Termasuk Ponsel Menengah
Perintah terbaru EC mewajibkan Meta mengembalikan akses gratis seperti sebelum Oktober 2025. Meta harus mempertahankan ketentuan ini hingga EC mengeluarkan keputusan final.