Penyanyi dan aktris Korea Selatan, IU, mengambil langkah hukum di Amerika Serikat untuk melawan penyebaran informasi palsu di media sosial.
IU, melalui agensinya EDAM Entertainment, mengajukan permohonan ke pengadilan federal AS untuk mendapatkan data identitas dari Meta.
>>> Spider-Man Hadir di Puncak Lotte World Tower Seoul untuk Acara Musim Panas
Permohonan itu diajukan pada Rabu lalu di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California.
Langkah ini bertujuan mengidentifikasi pemilik akun Threads yang diduga menyebarkan 52 unggahan berisi klaim palsu antara Maret hingga Oktober tahun lalu.
Menurut agensi, unggahan tersebut mencakup tuduhan plagiarisme, klaim keliru terkait China, serta pernyataan yang memanipulasi pencapaian internasional IU.
Akun itu juga dituding menyebarkan konten yang menghubungkan bencana nasional dengan lirik lagu IU dan mengeksploitasi nama orang yang telah meninggal untuk publisitas.
>>> Tiket Tambahan The Odyssey IMAX Jakarta Langsung Ludes Diburu
EDAM Entertainment menyatakan bahwa gugatan pencemaran nama baik di Korea terhambat tanpa identitas pengguna tersebut.
Oleh karena itu, mereka meminta pengadilan AS memerintahkan Meta untuk menyerahkan informasi pelanggan, termasuk nama, alamat, nomor telepon, email, dan alamat IP.
Agensi juga mengungkapkan bahwa tahun lalu mereka telah mengajukan pengaduan pidana dan gugatan perdata terhadap 96 orang.
>>> Seoul Grand Park Sambut Kelahiran Panda Merah Hasil Penangkaran Alami Pertama di Korea
Dari 12 kasus yang telah diputus, tujuh di antaranya dikenai denda, satu denda plus program perawatan kekerasan seksual, tiga dakwaan ditangguhkan dengan syarat mengikuti kursus pendidikan, dan satu hukuman percobaan.
