Lexar memperkenalkan teknologi AI Storage Core di Jakarta pada 11 Juni 2026. Langkah ini bertujuan mendukung beban kerja komputasi berbasis kecerdasan buatan.
Perusahaan juga meluncurkan SSD gaming berperforma tinggi dengan kecepatan transfer data hingga 7.400 MB/s untuk pasar perangkat digital di Indonesia.
>>> Spesifikasi Honor Win 2 Bocor Lagi, Honor Win Pad Mini Ikut Terungkap
Selain itu, Lexar resmi menjalin kemitraan global dengan Tim Nasional Sepak Bola Argentina untuk memperluas jangkauan pasar produk penyimpanan data.
Transformasi dari Produsen Kartu Memori ke Era AI
Didirikan pada 1996 di California, Lexar telah berkembang menjadi pemain global yang melayani lebih dari 100 juta pengguna di lebih dari 70 negara.
Kini, di tengah pertumbuhan AI yang masif, perusahaan melihat kebutuhan penyimpanan data mengalami perubahan fundamental.
Menurut proyeksi industri, pengiriman AI PC diperkirakan mencapai 143 juta unit pada 2026, lebih dari separuh pasar PC global.
Hal ini menciptakan kebutuhan baru terhadap teknologi storage yang mampu menangani beban komputasi AI secara real-time.
>>> 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 11 Juni 2026: Jersey Bola dan Super Bundle Menanti
AI Storage Core: Tiga Pilar Utama
Lexar memperkenalkan AI Storage Core sebagai fondasi teknologi penyimpanan generasi baru. Teknologi ini dibangun di atas tiga pilar: performa tinggi, keandalan tinggi, dan fleksibilitas tinggi.
AI Storage Core dirancang untuk mendukung pemrosesan AI yang kompleks, seperti Large Language Model (LLM), generative AI, robotika cerdas, kendaraan otonom, hingga AI PC masa depan.
Kecepatan transfer data tinggi mempercepat pemrosesan model AI, sementara daya tahan produk dirancang untuk lingkungan ekstrem.
Perusahaan tengah menyiapkan tiga kategori produk baru: AI-Grade SSD untuk AI PC dan komputasi performa tinggi, AI-Grade Storage Stick untuk ekspansi kapasitas instan, serta AI-Grade Card untuk pencitraan AI 8K dan analitik edge real-time.
>>> Killer Bean Resmi Masuk Steam, Bawa Meme Biji Kopi Populer ke Dunia Game
General Manager Lexar APAC, William Lu, menegaskan bahwa AI akan menjadi penggerak utama transformasi industri penyimpanan dalam beberapa tahun mendatang.