Penerima bantuan sosial (bansos) yang datanya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan sanggahan. Proses ini bertujuan memperbarui data penerima agar tepat sasaran.
Pengajuan sanggahan bansos 2026 bisa dilakukan secara online maupun offline. Berikut panduan lengkapnya.
>>> Iran Ancam Targetkan Semua Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
Syarat Dokumen
Sebelum mengajukan, siapkan KTP dan KK yang masih berlaku. Pastikan Anda terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Siapkan juga dokumen pendukung seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), foto kondisi rumah, tagihan listrik, atau bukti lain.
Alasan sanggahan harus jelas dan valid.
Cara Online via Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store. Buat akun baru atau masuk jika sudah punya.
Pilih menu Usul/Sanggah di halaman utama. Isi data diri sesuai KTP dan KK, lalu pilih jenis pengajuan Sanggah.
Jelaskan alasan sanggahan secara rinci. Unggah dokumen pendukung sebagai bukti kondisi sebenarnya.
>>> Militer AS Kembali Serang Iran, Eskalasi Konflik Memburuk
Kirim pengajuan dan tunggu proses pemeriksaan oleh petugas Dinas Sosial.
Cara Offline di Kelurahan atau Dinas Sosial
Datang langsung ke kantor kelurahan/desa atau Dinas Sosial setempat. Minta dan isi formulir pengajuan usul atau sanggah bansos.
Serahkan dokumen persyaratan seperti KTP, KK, dan dokumen pendukung. Jelaskan alasan sanggahan dengan lengkap dan jujur.
Setelah itu, tunggu proses verifikasi data dan pengecekan lapangan oleh petugas.
Proses Verifikasi
Verifikasi data dan pengecekan lapangan biasanya memakan waktu hingga sekitar satu bulan. Lamanya tergantung jumlah pengajuan dan hasil pemeriksaan.
>>> Trump Klaim Misi AS di Selat Hormuz Berhasil, Lewatkan 100 Juta Barel Minyak
Jika memenuhi syarat, data akan diperbarui dalam DTKS atau DTSEN untuk periode penyaluran bansos berikutnya.
