Sebagian area markas besar militer Amerika Serikat, Pentagon, menjalani lockdown pada Kamis (12/6) waktu setempat. Langkah ini diambil setelah terdeteksi adanya masalah kualitas udara di dalam gedung.
Departemen Pemadam Kebakaran Arlington County mengumumkan melalui media sosial bahwa unit mereka, termasuk Tim Bahan Berbahaya, dikerahkan ke lokasi.
Mereka menyebut insiden ini sebagai "hazardous materials incident" atau insiden bahan berbahaya.
Hingga saat ini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai jenis bahan berbahaya yang terlibat. Pihak pemadam kebakaran belum memberikan pernyataan tambahan.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menyatakan bahwa sistem keamanan gedung mendeteksi adanya masalah kualitas udara. "Kami mengambil langkah pencegahan hingga kami mengetahui tingkat signifikansinya," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Departemen Pertahanan menerapkan protokol perlindungan standar, termasuk perintah untuk berlindung di tempat (shelter-in-place) di area yang terdampak.
Tim tanggap darurat telah disiagakan untuk mendukung penghuni gedung.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat insiden ini. Pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk menentukan penyebab dan tingkat bahaya.