Qualcomm secara resmi mengumumkan Snapdragon Reality Elite sebagai platform XR generasi berikutnya.
Platform ini diklaim mampu mendefinisikan ulang komputasi spasial dengan menghadirkan pengalaman imersif dan kinerja AI on-device yang canggih.
>>> HyperOS 4 Debut di Xiaomi Foldable, Bukan Seri 18?
Snapdragon Reality Elite dirancang untuk mendukung headset all-in-one video-see-through (VST) berkinerja tinggi serta perangkat optical-see-through (OST) ringan yang terhubung.
Platform ini juga membawa kemampuan AI generatif yang kuat ke perangkat.
Dengan daya pemrosesan AI hingga 48 TOPS, Snapdragon Reality Elite mampu menjalankan model AI canggih, termasuk large language models (LLMs) dan large vision models (LVMs).
Hal ini memungkinkan komputasi spasial yang lebih personal, alami, dan responsif.
Performa dan Efisiensi Lebih Baik
Platform XR baru ini juga mendukung tampilan, input, dan pengisian daya secara simultan di berbagai perangkat yang terhubung.
Selain itu, Snapdragon Reality Elite dioptimalkan untuk konsumsi daya yang lebih rendah.
Menurut Qualcomm, platform ini memberikan masa pakai baterai hingga 20% lebih lama pada beban kerja yang sama.
Suhu perangkat juga bisa lebih dingin hingga 12°C dibandingkan Snapdragon XR2+ Gen 2.
>>> Microsoft Luncurkan Surface Pro dan Surface Laptop dengan Snapdragon X2
Pengoptimalan daya ini dicapai di seluruh CPU, GPU, dan NPU, memungkinkan sesi penggunaan yang lebih panjang dan pengalaman imersif yang lebih nyaman.
Dibandingkan dengan Snapdragon XR2+ Gen 2, Snapdragon Reality Elite menawarkan peningkatan kinerja CPU hingga 30%, GPU hingga 60%, dan NPU hingga 160%.
Platform ini juga mendukung resolusi 4.4K per mata pada 90 FPS untuk detail yang lebih tajam, ketepatan warna yang lebih baik, dan gerakan yang lebih halus.