Xiaomi Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max bersaing di segmen mid-range dengan selisih harga yang cukup signifikan.
Di Eropa, perbedaan mencapai €100-120, sementara di India sekitar INR 10.000.
>>> Apple Dikabarkan Akan Naikkan Harga Produk Akibat Lonjakan Harga Memori
Pertanyaan utamanya: apakah cukup memilih Poco X8 Pro yang lebih murah, atau sebaiknya merogoh kocek lebih untuk varian Pro Max?
Berikut perbandingan lengkapnya.
Desain dan Dimensi
Poco X8 Pro memiliki dimensi 157,5 x 75,2 x 8,4 mm dengan bobot 202 gram, sedangkan Poco X8 Pro Max sedikit lebih besar: 162,9 x 77,9 x 8,2 mm dan 218 gram.
Meski lebih murah, Poco X8 Pro justru terasa lebih premium berkat punggung kaca Gorilla Glass 7i.
Sebaliknya, Pro Max menggunakan plastik berpenguat serat kaca yang lebih tahan benturan namun tidak semewah kaca.
Keduanya memiliki sertifikasi IP68 dan IP69K, sehingga tahan air dan debu.
Layar
Poco X8 Pro mengusung layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 1268x2756 piksel, sementara Pro Max memiliki layar 6,83 inci dengan resolusi 1280x2772 piksel.
Kedua layar mendukung refresh rate 120Hz, HDR10+, Dolby Vision, kecerahan puncak lebih dari 3.500 nits, dan PWM dimming 3840Hz.
Kualitasnya setara, sehingga pengguna tidak perlu khawatir memilih yang lebih murah.
Baterai dan Pengisian Daya
Poco X8 Pro Max unggul jauh dalam daya tahan baterai berkat kapasitas 8.500 mAh (9.000 mAh di beberapa wilayah), sedangkan Poco X8 Pro hanya 6.500 mAh.
Hasil pengujian menunjukkan Pro Max bertahan 40-60% lebih lama dalam berbagai skenario pemakaian.
Keduanya mendukung pengisian cepat 100W.
Poco X8 Pro mengisi 47% dalam 15 menit dan penuh dalam 41 menit, sementara Pro Max mencapai 37% dalam 15 menit dan penuh dalam 52 menit.
