unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Era 'Kecerdasan Berbayar' di Depan Mata, Siap-siap!
Hiburan

Era 'Kecerdasan Berbayar' di Depan Mata, Siap-siap!

Ilustrasi ponsel dengan fitur AI berbayar
Strategi Tim Cook Apple: Berdialog dengan Donald Trump
A A Ukuran Teks16px

Layanan kecerdasan buatan (AI) di ponsel pintar tak lagi sepenuhnya gratis. Samsung dan Apple mulai menghitung biaya yang pantas untuk penggunaan AI di perangkat genggam.

CEO Apple Tim Cook dalam wawancara dengan Wall Street Journal mengungkapkan bahwa kenaikan harga perangkat Apple tidak bisa dihindari.

Penyebab utamanya adalah lonjakan harga chip memori LPDDR dan 3D NAND yang menjadi komponen kunci iPhone, Mac, dan iPad.

Lonjakan Harga Memori

Kenaikan harga memori ini dipicu oleh ledakan data center AI di seluruh dunia yang menyedot pasokan chip dalam jumlah besar.

Menurut Tom's Hardware, Apple sebagai pembeli besar masih bisa mengamankan pasokan dengan kontrak jangka panjang, namun dengan harga premium.

Cook mengakui bahwa selama ini Apple berusaha menyerap kenaikan harga komponen agar tidak langsung dirasakan pengguna. Namun, kondisi itu kini dinilai tidak lagi berkelanjutan.

Apple juga mendorong pemberlakuan biaya langganan untuk fitur AI on-device yang haus memori. Hal ini menyebabkan kebutuhan RAM dan storage melonjak signifikan di setiap generasi perangkat.

Sebagai contoh, Apple sudah mulai menaikkan harga Mac Mini dan merapikan portofolio modelnya.

Analis TechInsights memperkirakan harga iPhone Pro generasi flagship bisa naik sekitar 270 dolar AS untuk menjaga margin laba.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru