Komunitas Korea di Amerika Serikat menggelar acara nobar untuk pertandingan Korea melawan Meksiko di Piala Dunia 2026, Kamis (19/6).
Acara ini melanjutkan antusiasme yang terlihat saat Korea mengalahkan Ceko 2-1 pada laga pembuka Grup A pekan lalu.
>>> Gedung Putih Kirim Naskah Kesepakatan 14 Poin dengan Iran ke Kongres
Dari Seattle, Los Angeles, hingga New York, warga Korea-Amerika memanfaatkan restoran, pusat komunitas, dan tempat umum sebagai lokasi nobar.
Nobar di Seattle
Di Seattle, acara nobar terbesar digelar di Mural Amphitheatre, Seattle Center, dekat Space Needle.
Acara ini digabung dengan festival budaya Korea yang menampilkan pertunjukan K-pop dan kegiatan budaya lainnya.
Ketua Korean Association of Greater Seattle, Kim Won-jun, mengatakan acara ini bukan untuk satu organisasi, melainkan festival yang bisa dibanggakan seluruh komunitas Korea di Seattle.
Seorang penggemar asal Seattle, Regina Kim, mengaku ada yang istimewa saat menonton Piala Dunia bersama sesama orang Korea meski jauh dari tanah air.
>>> Pemimpin Tertinggi Iran Dukung Negosiasi Langsung dengan AS
Antusiasme di Los Angeles dan New York
Di California Selatan, yang memiliki populasi Korea-Amerika terbesar di AS, restoran dan bisnis di Koreatown Los Angeles mengadakan acara nobar.
Di Pantai Timur, warga Korea-Amerika di New York juga berencana menonton bersama di restoran, bar, dan tempat komunitas.
Acara nobar Piala Dunia telah lama menjadi ajang bagi diaspora Korea untuk terhubung dengan warisan budaya mereka.
Pemimpin komunitas mengatakan acara ini sering menyatukan berbagai generasi Korea-Amerika, termasuk penggemar muda yang baru pertama kali merasakan nobar Piala Dunia besar.
Seorang mahasiswa Korea-Amerika di New York, Jayden Park, mengatakan Piala Dunia lebih dari sekadar sepak bola karena menjadi momen langka saat berbagai generasi berkumpul merayakan identitas Korea.
>>> Korea dan Meksiko Berebut Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia
Acara nobar juga menarik perhatian penonton non-Korea yang tertarik dengan budaya suporter Korea yang dikenal dengan koor teratur, pakaian merah, dan sektor sorakan besar.
